maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin

Konten

Ilustrasi: Tempo/Imam Yunni

Sesat Paham Penyelesaian Kasus HAM

Aktivis hukum dan keluarga korban memprotes pembentukan Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu. Mereka khawatir tim tersebut melanggengkan impunitas bagi pelaku kejahatan kemanusiaan. Disinyalir akan menguap seperti tiga komite serupa yang pernah dibentuk pemerintahan Jokowi antara 2015 dan 2018. 

Cover Story Edisi : Jumat, 19 Agustus 2022

Tempo/Imam Yunni
Tim Kilat Kasus HAM Berat

Mesin Cuci Dosa Masa Lalu

Pembentukan Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu diramu sepekan yang lalu. Diklaim telah diteken Jokowi, keputusan presiden yang memayungi tim ini dipersoalkan landasan hukumnya. Skema penyelesaian di luar pengadilan juga dikhawatirkan hanya menjadi jalan mencuci dosa pelanggar HAM.

Cover Story Edisi : Kamis, 18 Agustus 2022

Pekerja kantor pada jam pulang kerja di kawasan bisnis Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Dokumentasi TEMPO/Muhammad Hidayat
Tempo/Kendra Paramita
Perjuangan Masyarakat Adat Era Republik
Masyarakat adat melakukan ngarengkong yang merupakan memanggul hasil panen padi dengan bambu yang dapat menghasilkan suara di Kasepuhan Karang, Desa Jagaraksa, Lebak, Banten, 10 Agustus 2022. TEMPO/M Taufan Rengganis
Layar digital pendaftaran Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, 11 Agustus 2022. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ilustrasi
Rumah panggung yang didirikan masyarakat nomaden Lipu Salisarao di area Hutan Adat Wana Posangke, Kecamatan Bungku Utara, Sulawesi Tengah. Tempo/Yohanes Paskalis
Ilustrasi: Tempo/Kendra Paramita

Gagal Sambo Goyang LPSK

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban menolak melindungi istri Ferdy Sambo yang mengaku dilecehkan oleh Brigadir Yosua. Padahal, lewat kaki tangannya, Sambo diduga berupaya menekan sekaligus menyuap lembaga tersebut. LPSK justru melindungi Bharada Eliezer sebagai justice collaborator.

Cover Story Edisi : Selasa, 16 Agustus 2022

Buruh menurunkan drum berisi minyak kelapa sawit mentah di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. Dok Tempo/Eko Siswono Toyudho
Ilustrasi kehamilan. Shutterstock.
Ilustrasi: Tempo/Imam Yunni
Ilustrasi: Tempo/Imam Yunni

Eksekutor Terakhir

Kepala Polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan kesaksian terbaru Bharada Eliezer bahwa Ferdy Sambo tak hanya memerintahkan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua. Sambo juga disebut dua kali menembak Yosua dari jarak dekat setelah Eliezer tiga kali menembak korban. Sambo pun diduga mengoleskan jelaga di sarung tangannya ke tangan Yosua untuk bukti seolah-olah terjadi saling tembak.

Cover Story Edisi : Senin, 15 Agustus 2022

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo di Kantor Komnas HAM RI, Jakarta, 19 Oktober 2021.
TEMPO/Muhammad Hidayat
Kendaraan Wakapolri dan rombongan timsus memasuki kawasan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, 12 Agustus 2022. ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ilustrasi Editorial
Pengendara sepeda motor antre mengisi BBM Pertalite di SPBU Pertamina Jalan RE Martadinata, Bandung, Jawa Barat, 29 Juni 2022. TEMPO/Prima Mulia
Tempo/Imam Yunni

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan