maaf email atau password anda salah


Tersebab Embel-embel Khilafah

Pengamat terorisme menilai tidak ada unsur radikal dalam kampanye khilafah yang digelar kelompok Khilafatul Muslimin. Pemerintah semestinya mengajak kelompok ini berdiskusi soal konsep negara, terutama sistem demokrasi di Indonesia.

arsip tempo : 171857707350.

Pendiri Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Hasan Baraja (tengah) tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta, 7 Juni 2022. TEMPO/ Febri Angga Palguna. tempo : 171857707350.

JAKARTA – Tindakan polisi menangkap Abdul Qadir Hasan Baraja, pemimpin Khilafatul Muslimin, dianggap dipaksakan. Pengamat terorisme Al Chaidar menilai tidak ada unsur radikal dalam kampanye khilafah yang dipersoalkan polisi. "Kalau naif, iya, lantaran kampanye dengan konvoi seperti itu," ujar Al Chaidar, Selasa, 7 Juni 2022. "Kegiatan itu juga telah dilakukan sejak empat tahun lalu." 

Tim Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap Hasan

...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 16 Juni 2024

  • 15 Juni 2024

  • 14 Juni 2024

  • 13 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan