Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.

Covid-19

  • Positif tapi Beracun

    Di tengah keletihan akibat pandemi, anjuran untuk selalu berpikir positif semakin sering terdengar. Berangkat dari penyangkalan atas sisi buruk wabah serta dampaknya, anjuran seperti itu malah bisa memicu obsesi yang berbahaya: toxic positivity. Orang yang terpapar racun psikis ini rawan kehilangan sikap kritis, salah mengukur kemampuan diri, atau lengah dalam menghadapi mara bahaya. Bagaimana cara mengatasinya?

  • Sikap Positif Pun Bisa Jadi Racun

    Pada masa pandemi, istilah toxic positivity alias kepositifan beracun banyak diperbincangkan. Pakar menyebutkan memang ada kecenderungan orang terjebak pada kondisi tak sehat ini. Selain kepositifan beracun, ada pula produktivitas beracun.

  • Menghindari Toxic Positivity di Kala Pandemi

    Munculnya seruan untuk berhenti membaca dan membagikan kabar perihal pandemi Covid-19 dianggap sebagai salah satu bentuk sikap positif beracun (toxic positivity). Hal itu sangat berbahaya.

  • Bertahan Setelah Penolakan

    Isolasi mandiri tidak mudah, khususnya bagi mereka yang bergejala berat. Kurangnya pemantauan kondisi pasien dari tenaga kesehatan, kelangkaan tabung oksigen, hingga kesulitan mendapat obat-obatan bisa berujung kematian.

Edisi Sebelumnya

Minggu, 25 Juli 2021
Sabtu, 24 Juli 2021
Jumat, 23 Juli 2021
Kamis, 22 Juli 2021
Rabu, 21 Juli 2021
Selasa, 20 Juli 2021
Senin, 19 Juli 2021
Minggu, 18 Juli 2021