Konflik Tambang Berujung Maut
Kamis, 4 November 2021
Dokter belum bisa mengoperasi luka Jurkani karena mengalami serangan jantung dan gagal ginjal. Kerabat Jurkani menuntut insiden pembacokan itu diusut tuntas.

JAKARTA – Jurkani, advokat perusahaan pemilik izin usaha pertambangan (IUP) batu bara PT Anzawara Satria, meninggal setelah dirawat selama hampir dua pekan di Rumah Sakit Ciputra, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. “Dia mengalami komplikasi setelah terkena insiden pembacokan,” ujar Denny Indrayana, pakar hukum tata negara, kepada Tempo, kemarin.
Denny mengenal Jurkani ketika dia maju sebagai calon Gubernur Kaliman
...
Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.
Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini