maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Kementerian Sosial

Kemensos Respon Cepat Kelompok Rentan di Posko Pengungsi Cianjur

Sabtu, 3 Desember 2022

Dari asesmen komprehensif tersebut didapat kebutuhan-kebutuhan penyandang disabilitas.#InfoTempo

Bantuan tenda darurat Kemensos untuk korban gempa Cianjur.. tempo : 168621114848_

Sejak posko pengungsian bencana gempa bumi Cianjur di Lapangan Cariu berdiri pada 22 November 2022, Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyisir dan mendata para pengungsi, salah satunya kelompok penyandang disabilitas. 

"Bu Menteri Sosial mengarahkan untuk merespon cepat semua kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Yang harus dilakukan adalah agar mereka terjaga kesehatannya dan terpenuhi kebutuhannya selama di pengungsian. Intinya jangan sampai mereka telantar," kata Kepala Sentra Margo Laras Pati Kemensos Jiwaningsih.

Setelah didata dilakukan asesmen komprehensif. Dari situ didapat kebutuhan-kebutuhan penerima manfaat/penyandang disabilitas. Kemensos kemudian berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk mendaftarkan ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jika sudah terdaftar, maka penerima manfaat bisa diakseskan pada program pemerintah seperti PKH, BPNT, ATENSI, BPJS PBI dan lainnya.

Salah satu penyandang, Kevin Arpa (8), menjadi perhatian Kemensos di tempat pengungsi. Sejak usia 9 bulan, Kepin mengalami kejang. Akibatnya pada usia 2 tahun perkembangannya tidak seperti anak seusianya. Orangtua Kepin, Wita Masita, menceritakan anaknya sempat berhenti terapi sejak pandemi Covid-19 pada 2 tahun lalu. Kartu BPJS-nya pun belum bisa digunakan kembali karena sempat berhenti membayar iuran. Pembayaran terhenti karena kondisi ekonomi keluarganya yang kian sulit. 

Oleh karena itu pemberian akses pada BPJS PBI ini sangat diperlukan Kepin saat ini agar bisa melanjutkan terapinya. Terapi yang telah dijalankan sejak Kepin berusia 2 tahun memberikan banyak perubahan. Kemensos juga tengah menyiapkan alat bantu sesuai dengan kebutuhan Kepin.

Para pekerja sosial Kemensos juga memberikan edukasi kepada para orangtua yang memiliki anak dengan disabilitas agar rutin berkonsultasi ke layanan kesehatan di posko pengungsian. Upaya penanganan penyandang disabilitas di kondisi bencana ini tidak hanya dilakukan di Kecamatan Cugenang, tetapi juga di 7 kecamatan lainnya yang terdampak gempa bumi seperti Cipanas, Pacet, Warung kondang, Gek Breng, Cianjur, Sukaluyu dan Karang Tengah.

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 8 Juni 2023

  • 7 Juni 2023

  • 6 Juni 2023

  • 5 Juni 2023


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan