maaf email atau password anda salah


BP Batam

BP Batam Teken Kerja Sama Pengelolaan Bandara Hang Nadim

Konsorsium PT Angkasa Pura I, Incheon International Airport Corporation (IIAC) dan PT Wijaya Karya Tbk akan mengelola Hang Nadim selama 25 tahun.

arsip tempo : 171898900153.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BUP Konsorsium) Pikri Ilham K., melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Bandar Udara Hang Nadim, Selasa, 21 Desember 2021, bertempat di Radisson Hotel, Batam.. tempo : 171898900153.

Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) melakukan kerja sama pengelolaan Bandara Hang Nadim Batam dengan PT Bandara Internasional Batam, badan usaha yang dibentuk Konsorsium PT Angkasa Pura I, Incheon International Airport Corporation (IIAC) dan PT Wijaya Karya Tbk. Perjanjian kerja meliputi pengelolaan dan pengembangan selama 25 tahun.

Penandantangan naskah kerja sama dilakukan Kepala BP Batam Muhammad Rudi dengan Direktur Utama BUP PT Bandara Internasional Batam Pikri Ilham, Selasa, 21 Desember 2021. Ikut menyaksikan penandatanganan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto secara virtual, Wakil Kepala BP Batam dan seluruh Deputi BP Batam, Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, President and CEO IIAC Kyung-Wook Kim, dan Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Agung Budi Waskito.

Kerja sama konsesi dilaksanakan selama 25 tahun dengan ruang lingkup meliputi renovasi, pengelolaan dan pemeliharaan terminal penumpang  existing; pembangunan, pengelolaan, pemeliharaan terminal penumpang baru (terminal 2); pembangunan, pengelolaan, dan pemeliharaan infrastruktur sisi darat lainnya, infrastruktur sisi udara, dan Pengelolaan terminal kargo baru.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan kerja sama ini sebagai era baru dalam percepatan pengembangan Bandara Hang Nadim untuk menunjang perkembangan Batam Bintan Karimun hingga regional dan global. Dengan total investasi Rp 6,9 triliun diharapkan dapat memberikan multiplier effect kepada pendapatan.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi berharap badan usaha pengelola Bandara Hang Nadim dapat mengelola bandara secara profesional guna mendukung Batam sebagai hub logistic. Dia menambahkan kerja sama nantinya akan memberikan multiplier effect bagi sektor-sektor lain dan mendorong percepatan pemulihan ekonomi Batam dan Indonesia.

Muhammad Rudi mengatakan nantinya pengelolaan bandara dapat menarik investasi swasta asing dan domestik dan kunjungan wisatawan asing ke Batam. Selain itu, kerja sama ini juga akan menciptakan  efisiensi dalam hal pengelolaan pergerakan barang dan penumpang, transfer of konwledge, menumbuhkan industri, terbukanya lapangan kerja dan menggeliatkan ekonomi Batam, Kepulauan Riau.

President and CEO Incheon International Airport Corporation (IIAC) Kyung-Wook Kim, kerja sama ini adalah yang pertama Korea Selatan di luar negeri. ”Partisipasi kami dalam proyek ini akan mendukung pengembangan kedua bandara di masa depan, menciptakan sinergi di berbagai bidang pembangunan dan pengoperasian bandara,” ujarnya.

Menurut dia, sinergi ini dapat dicapai dengan memanfaatkan jaringan penerbangan Bandara Incheon yang kuat di Asia Timur Laut dan Amerika. “Dan menghubungkannya dengan bandara domestik Batam rute untuk memperluas konektivitas,” tutur Kyung.

Bandara Hang Nadim akan menjadi portofolio bandara di Indonesia yang melayani penumpang internasional dengan tujuan wisata. Melalui salah satu strategi pemasaran K-Culture Marketing IIAC, Batam akan menjadi destinasi wisata baru yang akan mampu mendongkrak kedatangan wisawatan mancanegara.

Adapun Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam Pikri Ilham K. mengatakan dengan kolaborasi akan memberikan nilai tambah dan kontribusi lebih terhadap perekonomian wilayah Batam dan sekitarnya.

“Sebagai badan usaha pelaksana perwakilan konsorsium Angkasa Pura I, kami berkomitmen untuk menjalankan strategi pengelolaan dan pengembangan Bandara Hang Nadim Batam sesuai yang telah ditetapkan pemimpin konsorsium,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan, Duta Besar Republik Korea Selatan untuk Indonesia, yang diwakili oleh Konsuler Transportasi dan Infrastruktur, Mr. Kim Dongjin; Gubernur Kepri dalam hal ini diwakili oleh Asisten II Ekonomi Pembangunan Pemprov Kepri, Syamsul Bahrum; Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Bapak Pikri Ilham Kurniansyah beserta jajaran; CEO of Incheon International Airport Corporation, Mr. Kim Kyung Wook; Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Bapak Faik Fahmi dan jajarannya; Direktur Utama PT Wijaya Karya, Bapak Agung Budi Waskito bersama jajarannya; Wakil Kepala dan Para Anggota beserta seluruh jajaran BP Batam serta Pimpinan Kementerian/Lembaga juga FKPD Tk I dan II yang hadir secara langsung maupun virtual.

Konten Eksklusif Lainnya

  • 21 Juni 2024

  • 20 Juni 2024

  • 19 Juni 2024

  • 18 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan