maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


UOB Indonesia

Perubahan Iklim dan Usaha Berkelanjutan

Sabtu, 18 Desember 2021

UOB memberikan berbagai dukungan bagi masyarakat dan dunia usaha mengambil tanggung jawab untuk mengendalikan perubahan iklim.

kantor Pusat UOB Indonesia di Jakarta.. tempo : 167036879070

Dari berbagai masalah yang dihadapi warga kota, perubahan iklim menjadi urusan yang paling serius namun kerap terlupakan. Kenaikan suhu global memicu perubahan iklim yang membawa cuaca ekstrem, banjir, kekeringan, hingga penyebaran penyakit yang kita rasakan hari ini.

Di perkotaan seperti Jakarta, perubahan iklim berdampak pada kesehatan, infrastruktur, dan aktivitas warga serta dunia usaha. Di sisi lain, kota menjadi penyumbang perubahan iklim terbesar. Sekitar 75 persen emisi karbon bersumber dari aktivitas di perkotaan.

Perlu pembangunan yang berkelanjutan agar bisa terus tumbuh memenuhi kebutuhan sekaligus mengendalikan perubahan iklim. Menyadari pentingnya hal ini, UOB memprakarsai "Building Sustainable Cities". Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesadaran terkait pentingnya keberlanjutan bagi warga dan dunia usaha.

Sebagai salah satu bank terbesar di Asia, UOB turut menjalankan perannya dalam pembangunan berkelanjutan. UOB menawarkan serangkaian solusi keuangan untuk mendorong pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan.

Menurut UOB, pandemi global telah mengingatkan kita semua—negara, perusahaan, masyarakat, dan individu—akan pentingnya keberlanjutan dalam aktivitas kita sehari-hari. Sebagai lembaga keuangan terkemuka di kawasan ASEAN, UOB menyadari akan peran dalam memberikan kontribusi bagi kesejahteraan ekonomi dan lingkungan.

Ilustrasi kota kebanjiran akibat perubahan iklim.

Praktik hijau yang menyeluruh

Agar tak sekadar jadi jargon dan harapan semata, upaya menghadirkan keberlanjutan harus disertai dengan pemahaman dan praktik yang menyeluruh. Berdasarkan survei Katadata Insight Center (KIC) terhadap 3.631 responden pada Juli 2021, sebanyak 60,5 persen konsumen Indonesia ingin berkontribusi dalam melestarikan bumi.

Namun, 37,1 persen responden yang belum pernah membeli produk berkelanjutan atau ramah lingkungan beralasan bahwa produk tersebut tidak tersedia di sekitar lingkungan mereka (50,8 persen). Selain itu mereka kurang mendapat informasi tentang produk berkelanjutan (44,0 persen). Baru 28 persen konsumen yang betul-betul memahami produk berkelanjutan.

Produk yang berkelanjutan bukan cuma berarti barang yang bisa dipakai berkali-kali, atau menggunakan bahan ramah lingkungan. Perusahaan yang berkomitmen dalam keberlanjutan harus menggunakan sumber daya yang berkelanjutan dalam seluruh praktik usahanya.

Industri fast-moving consumer goods (FMCG) yang menyediakan barang kebutuhan sehari-hari, misalnya, perlu memikirkan pengemasan yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab pada pengelolaan limbah. Begitu pula dalam penyediaan energi yang dibutuhkan untuk proses manufaktur. Energi terbarukan tak hanya mengurangi emisi karbon secara drastis, namun juga dalam jangka panjang lebih hemat dan andal.

Hal yang sama bisa dilakukan industri jasa, retail, dan perkantoran pada umumnya lewat bangunan kantor hijau yang efisien konsumsi listrik dan airnya. Untuk kebutuhan transportasi, mobil listrik juga segera tersedia bagi niaga.

Tantangan bertransformasi

Transformasi menuju keberlanjutan memiliki tantangannya sendiri. Harapan untuk menjaga alam dan lingkungan kerap kali terkendala mahalnya investasi transisi hijau.

Bagi entitas usaha, UOB menyediakan pengetahuan agar perusahaan dapat mengambil keputusan yang tepat. Pendanaan yang transparan juga tersedia untuk mendukung inisiatif berkelanjutan yang efisien. Dalam implementasinya, UOB juga menyediakan solusi cerdas yang menyederhanakan praktik-praktik keberlanjutan.

Kerangka keberlanjutan yang disiapkan meliputi pendanaan pembangunan hijau untuk restoran, rumah tinggal, perkantoran, retail, hingga hotel. Ada pula kerangka untuk efisiensi energi, transportasi hijau, energi terbarukan, serta pengolahan air dan sampah. Tak sampai di situ, daur ulang elektronik, logam, dan plastik juga bisa dikembangkan lewat pendanaan UOB.

Layanan ini tersedia tak hanya bagi korporasi besar, namun juga untuk usaha kecil dan menengah (UKM). Berdasarkan kajian ASEAN SME (Small and Medium Enterprise) Transformation Study 2020 yang disusun UOB, sektor UKM di Indonesia berperan 97 persen penyerapan tenaga kerja domestik dan 56 persen dari seluruh investasi usaha.

Namun, akibat pandemi Covid-19, sekitar 52 persen UKM yang disurvei mengaku mengalami penurunan pendapatan hingga penutupan. Sebanyak 49 persen juga merasa arus kasnya terganggu.

Selain itu, 34 persen pemilik usaha yang disurvei juga mengaku kesulitan dalam memenuhi biaya operasional untuk menggaji pegawai. Agar bisa bertahan, sebanyak 88 persen UKM memanfaatkan teknologi untuk menghemat biaya operasional. Hal yang sama diyakini 70 persen responden yang akan melanjutkan upaya digitalisasi setelah pandemi berakhir.

Tantangan ini sekaligus membawa peluang transformasi usaha yang lebih efisien dan berkelanjutan. Keberlanjutan tak hanya membuat operasional lebih efisien, namun juga sebagai upaya merespons keresahan-keresahan konsumen terkait perubahan iklim. Dalam jangka panjang, langkah-langkah ini akan memastikan keberlanjutan usaha dan bumi secara keseluruhan.

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 7 Desember 2022

  • 6 Desember 2022

  • 5 Desember 2022

  • 4 Desember 2022


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan