maaf email atau password anda salah


Pemkot Surabaya

Pemerintah Kota Surabaya Buka Kembali Delapan Taman Kota

Pengunjung diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dan tidak bergerombol dengan Batasan maksimal 50 persen dari kapasitas taman.

arsip tempo : 172092271195.

Taman Harmoni - Surabaya. tempo : 172092271195.

SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya akan membuka kembali taman aktif yang tersebar di beberapa wilayah Kota Pahlawan. Delapan taman yang akan dibuka mulai Sabtu, 10 April 2021, dengan pembatasan jumlah pengunjung dan protokol kesehatan ketat

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya, Anna Fajriatin, mengatakan pembukaan delapan taman aktif itu mewakili beberapa wilayah di Surabaya, yakni Surabaya Utara, Barat, Timur dan Selatan. "Dibuka mulai Sabtu, kami menyiapkan secara paralel, termasuk dengan petugas. Kami juga melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan LPMK (lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan)," ujarnya, Jumat, 9 April 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya, Anna Fajriatin

Delapan taman aktif yang dibuka ini, terdiri dari Taman Pelangi, Taman Harmoni, Taman Kebun Bibit Wonorejo, Taman PUPR, Taman Sejarah, Taman Prestasi, Taman Flora Bratang, dan Taman Cahaya. Rencananya pemerintah kota juga akan membuka taman lainnya. "Nanti kalau sudah bisa lagi, kami akan tambah. Mungkin tambah jamnya dulu. Nanti kami evaluasi," kata Anna. 

Pembukaan delapan taman aktif ini, kata Anna, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Setiap pengunjung diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dan tidak bergerombol. Pemerintah kota membatasi umlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas taman. 

"Prokes kami jaga. Jadi jalurnya one way, masuknya lewat pintu mana, dia (pengunjung) harus keluar lewat pintu mana. Ini jamnya juga kami batasi, seminggu awal ini dibuka pukul 06.00 - 11.00 Wib," ujar Anna. 

Anna menjelaskan pembukaan taman kota atas permintaan masyarakat yang menginginkan taman kembali dibuka. "Kami mulai dulu di awal delapan taman ini. Kemudian kami akan evaluasi. Kalau dua minggu save, akan perpanjang," tuturnya. 

Anna mengimbau masyarakat ikut membantu pemerintah menjaga protokol kesehatan. Pihaknya tak ingin, pembukaan taman ini justru berdampak pada klaster baru Covid-19. "Saya ingin sekali mengimbau mari sama-sama menjaga. Tidak hanya kami pemerintah dan petugas taman. Karena kondisinya berbeda dengan sebelum pandemi,” kata dia. 

Sebelum taman dibuka, pemerintah kota akan melakukan uji coba dengan melakukan sterilisasi. Yaitu, dengan melakukan penyemprotan disinfektan di semua fasilitas taman, seperti bangku, tempat bermain anak, hingga toilet. "Sebetulnya paralel, meskipun taman itu ditutup, kami secara continue membersihkan. Termasuk kursi-kursi di pedestrian itu teman-teman DKRTH yang semprot," ujar Anna. 

 

Inforial

 

 

Konten Eksklusif Lainnya

  • 14 Juli 2024

  • 13 Juli 2024

  • 12 Juli 2024

  • 11 Juli 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan