maaf email atau password anda salah


Menyusutnya Ruang Perdebatan di Media Sosial

Media sosial seharusnya bisa menjadi ruang diskusi dan perdebatan yang sehat. Namun riset mendapati Internet malah lebih sering menjadi sarana perisakan sehingga banyak orang memilih menghindari adu argumen. Amanda Baughan, mahasiswa doktoral ilmu komputer di University of Washington, Amerika Serikat, mendapati ada faktor pemicu perselisihan di dunia maya yang kerap luput dari perhatian, yaitu desain media sosial. 

arsip tempo : 172182682791.

Perundungan di media sosial. Shutterstock. tempo : 172182682791.

Perdebatan yang sehat adalah bagian dari masyarakat ataupun hubungan yang kuat. Tapi tampaknya cukup sulit bagi banyak orang untuk terlibat perdebatan konstruktif di Internet. Orang-orang lebih sedikit mencapai jalan tengah di ruang maya dibanding saat terlibat perselisihan secara tatap muka.

Sudah ada banyak literatur tentang psikologi di balik perdebatan online, dari riset tentang teks versus suara, bagaimana orang bisa menjadi troll di Intern

...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 24 Juli 2024

  • 23 Juli 2024

  • 22 Juli 2024

  • 21 Juli 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan