maaf email atau password anda salah


Suara dari Papua

Perlawanan suku Awyu, yang viral melalui slogan "All Eyes on Papua, telah berlangsung satu dekade. Mengapa mereka menolak sawit?

arsip tempo : 171825326323.

Ilustrasi: Tempo/Kendra Paramita. tempo : 171825326323.

SLOGAN "All Eyes on Papua" beredar luas di media sosial. Gerakan solidaritas ini menyokong upaya suku Awyu menyelamatkan tanah ulayat mereka dari ekspansi perkebunan sawit seluas lebih dari 270 ribu hektare di Boven Digoel, Papua Selatan.

Meski baru viral sekarang, perlawanan suku Awyu sebenarnya telah berlangsung sejak satu dekade terakhir, dari aksi damai di jalanan hingga gugatan di pengadilan. Namun, hingga kini, tuntutan mereka belum didengar.

Tempo berbincang dengan Hendrikus Woro, tokoh sentral dalam perlawanan suku Awyu tersebut, pada Kamis, 6 Juni 2024. Selama hampir dua jam wawancara, Hendrikus menjelaskan kehidupan suku Awyu, mengapa menolak kehadiran perkebunan sawit, dan siapa yang membiayai perlawanan mereka.

Konten Eksklusif Lainnya

  • 13 Juni 2024

  • 12 Juni 2024

  • 11 Juni 2024

  • 10 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan