Independensi Jadi Tantangan Berat NU

Pemimpin baru hasil Muktamar NU memiliki pekerjaan rumah besar, yaitu menjaga independensi. Nahdlatul Ulama dinilai kehilangan daya kritis sejak pemilihan presiden 2019.

Maya Ayu Puspitasari

Jumat, 24 Desember 2021

JAKARTA — Menjaga independensi Nahdlatul Ulama dianggap menjadi tantangan utama bagi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) setelah Muktamar NU ke-34 yang berakhir di Lampung, Jumat hari ini. Pakar politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menyatakan Ketua PBNU terpilih wajib menjaga marwah NU agar tetap berkhidmat untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. "Bukan kepentingan kekuasaan semata," kata dia kepada T

...

Berita Lainnya