Anda memiliki 1 free artikel untuk minggu ini. Dapatkan

4 artikel gratis setelah Register.

Satelit Kemhan

  • Jalur Melingkar untuk Hindari Denda Arbitrase

    Pemerintah diduga membuat skenario pengusutan kasus korupsi Satelit Kemhan untuk menghindari denda atas putusan arbitrase. Langkah penyidikan dugaan korupsi di kejaksaan dianggap mendukung skenario itu.

  • Menagih Tanggung Jawab Korupsi Satelit

    Sejumlah pegiat dan akademikus mendesak pemerintah bertanggung jawab menyelesaikan berbagai korupsi dalam proyek satelit Orbit 123 BT di Kementerian Pertahanan. Indonesia berpeluang terhindar dari kewajiban membayar denda atas putusan arbitrase.

  • Babak Baru Satelit Bodong

    Bola panas kasus penyewaan satelit oleh Kementerian Pertahanan bergulir deras. Umpan pendek Menteri Mahfud Md., yang mengumumkan perkara lawas itu, disambut cepat oleh Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. Seminggu mengusut, kejaksaan menaikkan proses penyelidikan perkara tersebut ke tahap penyidikan. Akankah otak penyewaan “satelit bodong” pada 2015-2018 yang merugikan negara sekitar Rp 800 miliar itu terungkap?

  • Aroma Korupsi di Langit Sulawesi

    Kejaksaan Agung memeriksa saksi dari Kementerian Pertahanan dan pihak swasta ihwal satelit Kemhan. Proyek penyelamatan slot satelit orbit 123 ditaksir merugikan negara sedikitnya Rp 515 miliar.

  • Satelit Hilang, Slot Orbit Melayang

    Sejumlah kalangan mendesak pemerintah mempertahankan slot satelit Orbit 123 derajat Bujur Timur agar tak ditelikung satelit negara lain. Harga mahal untuk kedaulatan di antariksa.

Edisi Sebelumnya

Rabu, 26 Januari 2022
Selasa, 25 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022
Minggu, 23 Januari 2022
Sabtu, 22 Januari 2022
Jumat, 21 Januari 2022
Kamis, 20 Januari 2022
Rabu, 19 Januari 2022

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan