maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Komunitas Pelestari Candi

Minggu, 10 Juli 2022

Komunitas pelestari candi bermunculan di berbagai daerah. Anggotanya berasal dari berbagai kalangan, dari anak muda hingga orang dewasa.

Komunitas Pelestari Candi. tempo : 167486336476

Masyarakat dari berbagai kalangan di daerah membentuk komunitas pelestari situs bersejarah, termasuk candi. Mereka menyadari pentingnya candi sebagai warisan budaya sehingga ingin terlibat dalam merawat dan menjaga peninggalan sejarah tersebut. Berikut ini komunitas pelestari candi di berbagai daerah.

Komunitas Pelestari Candi

 

1. Komunitas Kandang Kebo

Komunitas yang berbasis di Yogyakarta ini didirikan Maria Tri Widayati pada 2016. Mereka berfokus pada pelestarian situs dan relik bersejarah. Kegiatannya adalah blusukan atau menapak tilas peninggalan tersebut, mengedukasi warga, dan memberikan informasi kepada dinas pemerintah terkait.

 

2. Komunitas Cagar Budaya Banjarnegara

Komunitas ini pernah melakukan aksi menempel QR code pada tempat-tempat yang diduga merupakan cagar budaya ataupun benda bernilai sejarah. Hal itu dilakukan agar masyarakat melek sejarah.

 

3. Komunitas Wisata Purbakala

Komunitas pencinta budaya dan sejarah ini berdiri pada 2012. Pendirinya adalah Edi Sanjaya, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang; dan Akhmad Uzaini, pegiat sejarah. Komunitas ini sering mengadakan kunjungan wisata ke sejumlah situs bersejarah, termasuk candi, yang ada di Malang dan sekitarnya.

 

4. Komunitas Barisan Mbah Sinto

Komunitas yang berada di Malang ini memiliki kegiatan pembelajaran aksara Jawa kuno. Tujuannya agar masyarakat dapat membaca aksara Jawa kuno yang terdapat pada prasasti-prasasti sekaligus melestarikan budaya leluhur.

 

5. Cagar Budaya ID

Komunitas yang berbasis di Yogyakarta dan Jakarta ini bergerak di dunia maya dengan memberi informasi lengkap mengenai cagar budaya yang ada di Indonesia. Informasi tersebut meliputi asal-usul nama, penjelasan bentuk relief, hingga mitos yang berkembang di masyarakat sekitar tentang cagar budaya tersebut.

 

FRISKI RIANA | BERBAGAI SUMBER

 

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 28 Januari 2023

  • 27 Januari 2023

  • 26 Januari 2023

  • 25 Januari 2023


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan