maaf email atau password anda salah


PPIM

Dreamsea Upayakan Selamatkan Manuskrip di Indramayu

Program Dreamsea di Indramayu dimulai pada 20 Juli 2023 dan berakhir 2 Agustus 2023.#InfoTempo

arsip tempo : 171911424624.

Program Dreamsea di Indramayu dimulai pada 20 Juli 2023 dan berakhir 2 Agustus 2023.. tempo : 171911424624.

Yayasan Surya Pringga Dermayu menginisiasi kerja sama dengan PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui program Dreamsea (Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia) untuk menyelamatkan manuskrip-manuskrip di Indramayu pada Kamis, 20 Juli 2023.

"Kami acap kali mendapatkan amanah dari masyarakat Indramayu yang belum mempunyai kapasitas di bidang manuskrip untuk menyelamatkan koleksinya,” kata Ketua Yayasan Surya Pringga Dermayu Sri Tanjung Sugiarti Tarka. "Oleh karena itu upaya kolaborasi dengan PPIM UIN Jakarta melalui program Dreamsea amat membantu kami menjalankan amanat ini." 

Kepala Desa Krasak, Khairul Isma Arif menuturkan awal mula koleksi manuskrip itu ditemukan. “Pada awalnya, kami berupaya mengungkap berbagai temuan-temuan benda bersejarah di Desa Krasak. Kami pun menelusuri petunjuk-petunjuk para tetua desa setempat. Namun, salah seorang Lebé (penghulu) menunjukkan kepada kami benda-benda pusaka yang dibungkus dengan kain putih yang ternyata berisi manuskrip-manuskrip catatan desa kami yang amat berharga.”

Program Dreamsea di Indramayu dimulai pada 20 Juli 2023 dan berakhir 2 Agustus 2023. "Program ini mengupayakan preservasi manuskrip mulai dari pembersihan, alih media manuskrip ke dalam format digital, hingga pendampingan fasilitas pendukung untuk koleksi manuskrip yang telah didigitalisasi,” kata Rahmatia, Academic Expert Program Dreamsea Indramayu.

Menurut dia, manuskrip yang berupaya diselamatkan diantaranya koleksi manuskrip yang berisi catatan-catatan penting Desa Krasak Kecamatan Jatibarang, Indramayu sebanyak tiga dus. Selain itu, ada juga manuskrip Babad Dermayu yang berasal dari Desa Kroya dan berbagai salinan manuskrip Keislaman abad ke-19.

Data Manager Dreamsea Abdullah Maulani mengatakan, pogram yang digagas PPIM UIN Jakarta bekerja sama dengan CSMC Universität Hamburg, Jerman ini pada dasarnya selain program pelestarian, juga merupakan program pendampingan kepada masyarakat untuk bersama-sama melestarikan koleksi manuskripnya demi pengembangan ilmu pengetahuan.

"Oleh karena itu, program Dreamsea memastikan manuskrip-manuskrip yang telah didigitalisasi akan dibuka akses seluas-luasnya melalui repositori website Dreamsea,” kata Dosen UIN Syarif Hidayatullah itu.

Kegiatan digitalisasi ini turut diapresiasi oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kepala Bidang Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Uum Umiyati berterimakasih atas sinergitas PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Yayasan Surya Pringga Dermayu, dan khususnya Pemerintah Desa Krasak yang berupaya menyelamatkan manuskrip-manuskrip warisan leluhur sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 5 Tahun 2017. “Hal ini menunjukkan kepada kita semua bahwa pelestarian kebudayaan harus senantiasa dilakukan secara sinergis melibatkan semua pihak agar tujuan utamanya tercapai.”

Konten Eksklusif Lainnya

  • 23 Juni 2024

  • 22 Juni 2024

  • 21 Juni 2024

  • 20 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan