maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Eka Hospital

Permudah Diagnosis Penyakit Dalam dengan Endoscopic Ultrasound

Jumat, 18 November 2022

Prosedur EUS membutuhkan pelatihan sub-spesialisasi dalam teknik endoskopi lanjut dan peralatan endoskopi canggih.#InfoTempo

Alat operasi Endoskopi.. tempo : 167568633990

Eka Hospital Group melalui DIVINE, Pusat Kesehatan Saluran Pencernaan Eka Hospital yang dipimpin oleh Prof. DR. dr. H. Murdani Abdullah, FACG, Sp.PD, KGEH menggunakan prosedur Endoscopic ultrasound (EUS) guna mempermudah mendiagnosis pasien serta berguna dalam terapi, misalnya drainase bilier dan drainase kista pankreas. EUS merupakan prosedur tindakan diagnostik yang aman dan minimal invasif yang digunakan untuk menggambarkan lebih detail lapisan dan dinding saluran sistem pencernaan.

Hasil visualisasi organ yang lebih terperinci, serta mengatasi masalah teknis dan psikis seperti kesulitan menahan nafas terutama pada pasien lanjut usia serta tidak adanya risiko paparan radiasi merupakan beberapa unggulan saat melakukan tindakan EUS. Tindakan ini sangat membantu meningkatkan keakuratan dalam melakukan evaluasi dan diagnostik terkait masalah di sistem pencernaan.

Murdani Abdullah mengatakan dalam prosedur tindakan EUS membutuhkan tingkat keterampilan dan keahlian yang tinggi. Dokter yang dapat melakukan prosedur ini biasanya sangat berpengalaman bahkan hanya sedikit dokter spesialis yang terlatih dalam teknik canggih ini. “Prosedur EUS membutuhkan pelatihan sub-spesialisasi dalam teknik endoskopi lanjut dan peralatan endoskopi canggih. Hanya spesialis yang telah menjalani pelatihan dalam EUS yang dapat menafsirkan gambar USG”, ujar dokter yang berpraktik di Eka Hospital BSD ini.

Dalam menjalani prosedur EUS, pasien harus menjalani beberapa persiapan. Untuk EUS saluran cerna atas (mulut) pasien diwajibkan mengikuti anjuran dokter, biasanya sekitar 6 jam sebelum tes. Nah, untuk saluran cerna bawah (anus) pasien akan meminum cairan laksatif atau pembersih usus besar, menjalani diet khusus, atau mengonsumsi obat pencahar sebelum prosedur.

Proses tindakan EUS dengan menggunakan sebuah tabung endoskopi yang memiliki jarum kecil guna mengambil sampel cairan atau jaringan (biopsi) untuk pemeriksaan di laboratorium. Prosedur ini disebut EUS-guided fine-needle aspiration atau EUS-guided fine-needle biopsy, selain itu dapat digunakan untuk mengalirkan cairan dari lesi atau menyuntikkan obat di tempat tertentu. Bila membutuhkan tindakan EUS maka Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi bisa menjadi tujuan untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan.

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 6 Februari 2023

  • 5 Februari 2023

  • 4 Februari 2023

  • 3 Februari 2023


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan