maaf email atau password anda salah


Sinar Mas Land

Sinar Mas Land Hadirkan Kendaraan Listrik Otonom di Side Event G20

Hadirnya AV merupakan inisiatif Sinar Mas Land dan Mitsubishi Corporation dalam mendukung pemerintah untuk melakukan transisi energi menuju energi baru terbarukan.#InfoTempo

arsip tempo : 172190036012.

(kiri-kanan) Hendro Sugiatno, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan R.I, Irawan Harahap, CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, dan Ignesjz Kemalawarta, Advisor President Office Sinar Mas Land, dalam sesi Sinar Mas Land Green Initiatives Workshop yang mengangkat tema "Kolaborasi Swasta dan Pemerintah dalam mewujudkan Net Zero Emission Melalui Implementasi Green Initiatives" di Art Bali - Bali Collection, Nusa Dua, Bali. tempo : 172190036012.

Dalam gelaran G20 Summit, pemerintah menyelenggarakan side event menunjukkan berbagai moda transportasi berkonsep green mobility yang ada di Indonesia. Penggunaan kendaraan listrik ini menjadi awal konversi penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan berbahan bakar listrik secara masif. 

Sinar Mas Land berpartisipasi dalam pameran ini dengan membawa autonomous electric vehicle (AV). Partisipasi ini memenuhi harapan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang pada Mei 2022 telah meresmikan uji coba AV di BSD City. 

Hadirnya AV merupakan inisiatif Sinar Mas Land dan Mitsubishi Corporation dalam mendukung pemerintah untuk melakukan transisi energi menuju energi baru terbarukan (EBT). Uji coba AV telah dilakukan di dua lokasi di BSD City. Pertama, di Q-Big yang merupakan pusat perbelanjaan dan gaya hidup yang dibangun dengan konsep ramah lingkungan, lengkap dengan material eco-friendly dan fitur bangunan hemat energi. Kedua, AV juga diujicobakan sebagai salah satu green initiatives di BSD Green Office Park (GOP) guna mengurangi emisi karbon dioksida. 

CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap mengatakan, “Kami menyiapkan AV Navya Autonom® untuk menjadi bagian dari pameran kendaraan listrik pada puncak acara G20 Summit di Bali. Dengan adanya AV, kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia tidak kalah saing dan sudah siap untuk menyongsong ragam alternatif green mobility bagi pembangunan kota pintar yang sustainable di Tanah Air.” 

Kendaraan listrik otonom ini berasal dari Prancis dengan merek dagang Navya varian Arma. Navya Autonom® Shuttle memiliki penggerak listrik dan battery pack berkapasitas 33 kWh yang dapat bertahan selama 9 jam. Kendaraan listrik tersebut memiliki kapasitas penumpang 15 orang, dengan pembagian 11 duduk dan 4 berdiri. 

Navya Autonom® Shuttle dilengkapi dengan beragam sensor mulai dari pemanfaatan GNSS (Global Navigation Satellite Systems), dan sensor LIDAR (Light Radar) yang digabungkan dengan kamera resolusi tinggi untuk big data analysis, yang kemudian akan diproses oleh komputer yang memiliki spesifikasi tinggi tertanam di dalam mobil. Transportasi cerdas bertenaga listrik ini telah digunakan di berbagai negara maju dan kini hadir di BSD City sehingga warga dan masyarakat luas bisa jadi yang pertama untuk mencoba teknologi terkini.

Konten Eksklusif Lainnya

  • 25 Juli 2024

  • 24 Juli 2024

  • 23 Juli 2024

  • 22 Juli 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan