maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


KLIK

Pandemi Covid-19 Meningkatkan tren Bisnis di Media Sosial, Bikin Usaha Tinggal Klik

Jumat, 4 Juni 2021

Dengan membuat platform online secara mandiri, para pelaku UMKM dapat berjualan secara langsung kepada konsumen tanpa membayar biaya komisi kepada marketplace.
Ilustrasi website Klik. tempo : 167505243535

Melihat kondisi pandemi Covid-19, perusahaan rintisan atau start up pengembang bisnis daring, Klik menyebut terjadi percepatan masa transisi peralihan ke ekosistem digitial oleh UMKM di Indonesia. Namun berjualan di marketplace besar memiliki kendala tersendiri lantaran harus bersaing secara ketat dengan toko lain dan dibebani biaya komisi yang cukup tinggi.  Sehingga berjualan menggunakan laman atau media sosial menjadi tren berjualan daring yang efektif.

“Seiring dengan crowded-nya marketplace seperti Tokopedia dan Shopee, UMKM kedepannya harus mengembangkan channel usaha online mandiri tanpa bergantung ke platform besar,” kata Co-Founder Klik  Francis Anugerah, Selasa, 1 Mei 2021

Dengan membuat platform daring secara mandiri, para pelaku UMKM dapat berjualan secara langsung kepada konsumen tanpa membayar biaya komisi kepada lokapasar.  “Personalised direct selling ke followers adalah masa depan berjualan online bagi UMKM Indonesia,” tutur Francis.

Melihat tren ini, start up pengembang bisnis online Klik (http://klik.us) terus membantu para pebisnis lokal maupun pelaku UMKM guna mengembangkan bisnisnya dengan membuat laman toko online secara mudah dan tanpa dibebani biaya komisi.

Untuk periode 1 Juni – 31 Oktober 2021, Klik akan menawarkan seluruh varian toko online secara gratis untuk setahun pertama. Pengusaha dapat membuat laman untuk berjualan di mana saja dan kapan saja, termasuk di media sosial seperti Instagram, langsung kepada pengikutnya.  “Saat ini Klik sudah membantu lebih dari 3 ribu UMKM di Indonesia untuk membangun dan mengembangkan bisnis online mereka,” ucap Co-Founder Klik William Lunt.

 

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 30 Januari 2023

  • 29 Januari 2023

  • 28 Januari 2023

  • 27 Januari 2023


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan