maaf email atau password anda salah


Mulai Mengerem Utang Baru

Pemerintah mengerem penerbitan utang baru dalam bentuk surat berharga negara (SBN). Faktor-faktor global yang berpotensi menekan permintaan SBN menjadi pertimbangan. Hingga Maret lalu, Kementerian Keuangan telah mengurangi penerbitan utang baru sebesar Rp 100 triliun. Lantas, dari mana duit untuk membiayai APBN?  


 

arsip tempo : 171830885344.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo di gedung BI, Jakarta. TEMPO/Tony Hartawan. tempo : 171830885344.

JAKARTA - Pemerintah berupaya mengerem penerbitan utang baru dalam bentuk surat berharga negara (SBN) karena mempertimbangkan risiko global yang berpotensi menekan permintaan SBN dan menaikkan yield atau imbal hasilnya. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menuturkan tekanan terhadap imbal hasil SBN dapat terjadi jika Amerika Serikat menaikkan imbal hasil US Treasury.

"Kemarin besarnya 2,3 persen dan kemungkinan naik. Kalau meningkat, maka secar...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 13 Juni 2024

  • 12 Juni 2024

  • 11 Juni 2024

  • 10 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan