maaf email atau password anda salah


Delapan Bulan Lebih Tidak Terbang

KNKT menduga kuat mesin pesawat dalam kondisi hidup saat Sriwijaya PK-CLC menghunjam ke laut.

arsip tempo : 171668214938.

Serpihan bagian pesawat Sriwijaya Air SJ182 dikumpulkan di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, 12 Januari 2021. Tim SAR gabungan menyerahkan temuan berupa kantong serpihan pesawat, properti baju korban dan potongan tubuh korban dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu. Temuan itu di serahkan ke Posko JICT, Jakarta Utara dari kapal KN Alugara dan kapal KRI Tenggiri-865. TEMPO / Hilman Fathurrahman W. tempo : 171668214938.

JAKARTA — Pesawat Sriwijaya Air dengan kode registrasi PK-CLC yang jatuh di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Sabtu lalu, tercatat sempat berhenti terbang selama delapan bulan lebih. Pesawat berjenis Boeing 737-500 itu tidak mengudara sejak 23 Maret hingga awal Desember 2020 karena pandemi Covid-19.

Topik ini menjadi bahasan dalam rapat yang dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di ruang rapat Terminal 3 Bandara Soek

...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 26 Mei 2024

  • 25 Mei 2024

  • 24 Mei 2024

  • 23 Mei 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan