Mengenal Perusahaan Manufaktur, Definisi Ruang Lingkup, dan Contohnya

Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang mengolah bahan baku menjadi barang siap jual.

Tempo

Rabu, 7 Juni 2023

GEJOLAK ekonomi dan geopolitik global mulai mempengaruhi kinerja industri manufaktur Indonesia. Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Mei 2023 turun dari bulan sebelumnya sebesar 52,7 menjadi 50,3. Jika tergelincir sedikit saja, industri PMI Manufaktur Indonesia akan jatuh ke bawah 50 atau memasuki level kontraksi.    

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, sepanjang kuartal I 2023, ekonomi Indonesia tumbuh 5,03 persen; hanya naik tipis dari kuartal terakhir, IV 2022, yang sebesar 5,01 persen. Dari sisi nilai tambah, sektor manufaktur menjadi sektor paling dominan dengan pertumbuhan 4,43 persen. Hal itu menunjukkan bahwa industri manufaktur berperan penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, perusahaan manufaktur bertugas menciptakan lapangan kerja hingga menyediakan produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Lantas, apa yang dimaksud dengan manufaktur? Apa saja contoh perusahaannya? Untuk mengetahui informasi lebih lengkap soal industri manufaktur, simak penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Perusahaan Manufaktur

Manufaktur adalah kegiatan pengolahan bahan mentah untuk menghasilkan barang jadi. Perusahaan manufaktur bekerja dengan cara membeli bahan baku atau bahan mentah untuk diproses hingga tercipta barang jadi siap jual. 

Dalam proses tersebut, berbagai sumber daya, seperti tenaga manusia, mesin, dan peralatan, digunakan untuk mengolah bahan baku. Kegiatan manufaktur dilakukan dalam skala besar dengan tujuan memperoleh keuntungan melalui penjualan produk kepada masyarakat secara luas.

Dari pengertian tentang manufaktur, ada istilah lain yang muncul, yaitu industri manufaktur. Menurut BPS, industri manufaktur adalah kegiatan ekonomi yang mengubah barang dasar secara mekanis, kimia, atau dengan tangan sehingga menjadi barang jadi/setengah jadi, dan atau barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya dan sifatnya lebih dekat kepada pemakai akhir. Termasuk dalam kegiatan ini adalah jasa industri dan pekerjaan perakitan.

Baca juga: Terseret Pelemahan Industri Padat Karya

Pekerja mengawasi mesin produksi di pabrik PT Indofood, Cibitung, Bekasi. Dok. TEMPO/ Wahyu Setiawan


Dalam industri manufaktur, skala produksi yang besar menyebabkan perusahaan-perusahaan jenis ini memiliki jumlah karyawan dan pekerja yang besar. Hampir semua barang yang digunakan sehari-hari merupakan hasil dari proses produksi dalam industri manufaktur. Banyak perusahaan di sektor ini yang menggunakan mesin-mesin besar dalam kegiatan operasional mereka.

Di Indonesia, masyarakat umumnya menyebut perusahaan manufaktur dengan istilah "pabrik". Terdapat beberapa kota atau wilayah di Indonesia yang dikenal sebagai pusat industri karena terdapat banyak pabrik atau perusahaan manufaktur di wilayahnya. Contoh kota atau area industri adalah Cikarang, Karawang, dan Tangerang.

Ruang Lingkup Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur memiliki berbagai jenis, dari skala kecil, menengah, hingga multinasional, yang memiliki fasilitas produksi yang luas. Perusahaan manufaktur biasanya beroperasi di dalam lingkungan yang kompetitif dan terus berusaha beradaptasi dengan perubahan teknologi, kebutuhan pasar, dan tantangan ekonomi. 

Industri manufaktur dapat dibagi menjadi berbagai jenis perusahaan yang beroperasi dalam beberapa bidang, seperti industri kimia dan bahan dasar serta produk konsumsi. Di samping itu, terdapat industri garmen dan tekstil, otomotif, alat dan mesin berat, logam, industri berbasis plastik, farmasi, rokok, dan banyak lagi.

Berdasarkan data dari Direktori Perusahaan Industri Manufaktur Tahun 2022 milik BPS, jumlah perusahaan manufaktur skala menengah dan besar pada 2022 sebanyak 29 ribu usaha atau perusahaan. Tentunya, semua produk atau barang yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan ini adalah produk yang diminati pasar.

Semakin tinggi angka permintaan pasar terhadap barang tersebut, semakin banyak pula proses produksi yang akan dilakukan. Hal ini dapat berdampak pada jumlah pelaku atau perusahaan manufaktur yang terlibat memproduksi barang tersebut.

Truk mengangkut tumpukan semen di Pabrik Semen Gresik, Tuban, Jawa Timur. ANTARA/Moch Asim

Tiga Contoh Perusahaan Manufaktur

Ada beberapa contoh perusahaan manufaktur terkenal di berbagai sektor industri yang tidak asing di telinga masyarakat. Berikut ini tiga contoh perusahaan manufaktur.

1. PT Semen Indonesia  

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk adalah perusahaan manufaktur terbesar di bidang industri semen. Perusahaan ini didirikan pada 1957 dan memiliki sejumlah pabrik produksi semen di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Tidak hanya memproduksi semen, PT Semen Indonesia juga memasarkan berbagai jenis semen untuk keperluan konstruksi dan infrastruktur. Hasil produksinya dijual untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia, dan diekspor ke pasar internasional. 

2. PT Indofood CBP Sukses Makmur

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk adalah perusahaan manufaktur makanan dan minuman terkemuka di Indonesia. Didirikan pada 1990, perusahaan ini merupakan bagian dari Indofood Group, salah satu perusahaan makanan terbesar di Indonesia.

PT Indofood CBP Sukses Makmur memproduksi dan mendistribusikan berbagai produk makanan serta minuman, termasuk mi instan, saus sambal, minuman ringan, makanan kering, dan makanan siap saji. Perusahaan ini memiliki berbagai merek terkenal, seperti Indomie, Pop Mie, Sarimi, dan Indomilk. PT Indofood CBP Sukses Makmur memiliki pabrik-pabrik modern dan jaringan distribusi yang luas untuk menjangkau pasar yang luas.

3. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia adalah anak usaha Toyota Motor Corporation, perusahaan manufaktur otomotif terkemuka di dunia. Perusahaan ini berfokus pada produksi mobil Toyota di Indonesia. Sebagai perusahaan manufaktur, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia berperan dalam berbagai tahap produksi mobil, termasuk pembuatan suku cadang, perakitan, pengujian, dan inspeksi kualitas.

Baca juga: Lonjakan Penjualan Mobil Bukan Jaminan

Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi yang modern dan dilengkapi dengan teknologi canggih untuk memastikan produk berkualitas tinggi. Perusahaan ini memiliki reputasi yang baik dan diakui sebagai salah satu produsen mobil terbesar di Indonesia.

RIZKI DEWI A. | VIVIA AGARTA F.

Berita Lainnya