Berita Lainnya

  • Cari angin

    Aspirasi

    Putu Setia

    Aspirasi itu adalah soal harapan. Rakyat berharap bisa bercocok tanam lebih baik lalu menyalurkan aspirasi agar dibangun saluran irigasi. Rakyat berharap korupsi diberantas lebih dahsyat, lalu rakyat minta lembaga yang memberantas korupsi bekerja lebih kuat. Harapan rakyat itu semestinya ditampung oleh wakilnya dan diteruskan ke pejabat yang memang mengurusi kehidupan rakyat. Media massa dapat menjadi saluran aspirasi itu.

    21 Juni 2015
  • Topik

    Taman Bunga, Taman Manusia

    Mereka melakukan semuanya di sana. Latihan yoga, musik, teater, meningkatkan kemampuan tricking-trik bela diri gabungan-atau sekadar kongko. Ya, karena di sana hampir tersedia semua yang dibutuhkan. Mulai dari peralatan fitness, lapangan futsal, basket, hingga Wi-Fi yang membuka gerbang ke dunia maya. Itu tak hanya terjadi pada akhir pekan, tapi juga pada hari kerja.

    21 Juni 2015
  • Topik

    Taman Kota yang Mulai Bersolek

    Taman-taman Jakarta, yang mulai dibenahi dalam beberapa tahun terakhir, mulai menuai kunjungan warga. Tempat itu kian menjadi pilihan bagi siapa saja untuk menyandarkan kepenatan, dan mulai menjalankan fungsi sosialnya di Ibu Kota.

    21 Juni 2015
  • Topik

    Enam Tempat Pelepas Penat

    Jakarta, yang dipenuhi hutan beton, rupanya masih menyelipkan lahan taman yang nyaman untuk cari angin. Semuanya gratis dan kapan pun Anda bisa datang. Keberadaan taman tersebut bisa menjadi alternatif bagi Anda yang bosan dengan suasana mal, plaza, dan gedung-gedung tinggi. Inilah enam taman di Ibu Kota yang layak dikunjungi sebagai tempat pelepas penat, lengkap dengan sejarah dan fasilitasnya.

    21 Juni 2015
  • Topik

    Auman Singa dan Guyonan Sang Tarzan

    Taman kota bukan cuma soal rumput tebal dan pohon berbunga cantik. Dulu, taman-taman itu menawarkan sarana rekreasi kereta mini, panggung seni dan komedi.

    21 Juni 2015
  • Cerpen

    Harimau di Meja Makan

    Yetti A.KA

    ADA tiga ekor harimau di meja makan. "Langit itu putih," kata Maina mengamati dunia di luar lewat jendela dan melirik pada harimau-harimau itu. Kemudian ia menyendok nasi dari dalam basi. Anak-anak sudah duduk mengelilingi meja makan. Maina membagi-bagi nasi itu ke dalam empat buah pinggan batu yang pinggirnya dihiasi pola bunga berwarna merah dan itulah benda-benda terbaik yang diambil dari lemari penyimpanan perabotan dapur. Ia menambahkan ikan mungkus dan sayur lempipi ke dalam setiap pinggan. Itulah masakan paling digemari mereka sekeluarga. "Sejak pagi langit itu putih," katanya lagi dan kali ini sedikit bergetar dan kembali ia melirik pada seekor harimau yang sekarang turun ke lantai kayu. Anak-anak diam. Mereka memandangi pinggan tanpa berani mengangkat wajah.

    21 Juni 2015
  • Puisi

    Kiki Sulistyo

    KELAMPAN PENENUN
    sebelum kau ayunkan bebiremu, sangkutkan dulu benang itu
    pada bawang kesune, beras hibah pemerintah, dan lumut di telabah

    kaudengar biji padi memimpikanmu malam tadi
    waktu tekong berkunjung dengan tangan kosong
    mengangkut para janda ke seberang dan menjadikan
    mereka bahan gunjing janda-janda lain yang hilang kesempatan

    sementara lelaki mencuci tangan dalam akad pernikahan
    kau tamatkan satu bagian dari kain yang kelak lusuh di pajangan
    nyanyikan tembang moyang, tembang gugur mayang
    lelaki akan kembali, dengan tangan telah disucikan
    berhak memutus benang, yang di tubuhmu halus berkilauan

    (Bakarti, 2015)

    21 Juni 2015
  • Sehari Bersama

    Akal-akalan Berbuah Sukses

    Dua personel grup musik Endank Soekamti, Dory (gitar) dan Ari (drum), turun dari kamarnya dan menemui Tempo di lobi Hotel Best Western Kemayoran, Jumat siang pekan lalu. Sang vokalis, Erix, menyusul belakangan karena sedang ada urusan bisnis. Hari itu Endank Soekamti berada di Jakarta setelah menempuh 12 jam perjalanan darat dari Yogyakarta. Jumat malam, mereka pentas di arena Pekan Raya Jakarta Fair di JIExpo Kemayoran.

    20 Juni 2015
  • Musik

    Energi Akustik Navicula

    Album terbaru Tatap Muka dirilis dalam format DVD. Sentimental dan intim, membuat pendengar seolah berada di tengah-tengah Navicula.

    21 Juni 2015
  • Olah Raga

    Beto dan Sepak Bola Kita yang 'Terpenjara'

    Yon Moeis,
    Pengamat Sepak Bola @yonmoeis

    Roberto Bianchi tidak sedang menanti. Dia baik-baik saja dan tetap berada di dunia yang ia cintai: sepak bola. Beto-demikian Roberto Bianchi biasa dipanggil-untuk sepak bola, ia bisa pergi ke mana saja. Setelah Yordania, Beto setiap saat pulang ke Spanyol, ke rumah keduanya, atau Brasil, tanah kelahirannya. Tapi, di mana pun dia berada, Beto selalu merindukan Indonesia. Ia selalu ingat sepak bola Indonesia.

    20 Juni 2015
  • Buku

    Membedah Si Jampang

    Judul: Si Jampang Jago Betawi: Kajian Tokoh dalam Komik Ganes TH
    Penulis: Paul Heru Wibowo
    Penerbit: Kompas, Jakarta, 2015
    Tebal: 230 halaman

    Dalam khazanah budaya populer, komik serupa anak haram yang seakan tersia-sia. Sebagai media naratif, komik kerap disepelekan karena dianggap bercita rasa rendah, tidak mendidik, tidak bernilai, dan cenderung amoral. Pada masa lalu, di Indonesia, komik bahkan pernah menjadi musuh masyarakat yang dianggap layak diganyang dan dihancurkan. Sementara itu, dalam ranah akademis, komik tidak dipandang sebagai obyek kajian kultural yang bermakna. Perlakuan diskriminatif itu membuat sejumlah makna yang terkandung di dalam banyak komik yang baik tidak terbaca dan terabaikan. Komik pun teronggok dan terlupakan sebagai sampah peradaban manusia modern.

    21 Juni 2015
  • Berita Utama

    Hamilton Start Paling Depan

    SPIELBERG - Lewis Hamilton akan menempati posisi paling depan pada sesi balapan yang bakal berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, nanti siang waktu Austria.

    21 Juni 2015
  • Berita Utama

    Kementerian Sosial Telusuri Iklan Jual Bayi di Internet

    JAKARTA - Kementerian Sosial menurunkan tim untuk menelusuri praktek penjualan bayi yang diiklankan di akun Instagram, @jualbayimurah. Langkah ini diambil untuk memastikan benar-tidaknya isi iklan itu. "Isu kekerasan anak sedang ramai, makanya kami segera cek," kata Farid Afriandi, dari Tim Reaksi Cepat Kementerian Sosial, kemarin.

    21 Juni 2015
  • Berita Utama

    Anggota BNN Diduga Terlibat Pemerasan

    MALANG - Anggota Kepolisian Resor Kota Malang, Brigadir Yudha Prawira Utama, ditahan di markas kepolisian itu. Analis Pemetaan Jaringan di Seksi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu disangka terlibat dalam komplotan pemeras berkedok tim BNN dan Brigade Mobil. "Ia kami tahan bersama tersangka lainnya," kata Kepala Polres Kota Malang, Ajun Komisaris Besar Aris Haryanto, kemarin.

    21 Juni 2015
  • Berita Utama

    Menjebak Wartawan Pemeras

    Enam wartawan itu terpaksa meringkuk di ruang tahanan Kepolisian Resor Bogor. Mereka tertangkap tangan telah memeras seorang pegawai negeri yang bertugas di sebuah kementerian. "Mereka kami bekuk saat menerima uang dari korban," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor, Ajun Komisaris Auliya R. Djabar, kemarin. "Status mereka sudah tersangka."

    21 Juni 2015
  • Profil

    Sembuh Gara-gara Taylor Swift

    Aktris Pamela Bowie punya cara unik untuk menunjukkan bahwa dirinya adalah Swifties, penggemar penyanyi Taylor Swift. Perempuan kelahiran Madiun, 18 Oktober 1993, itu menyimpan rapi tiket konser penyanyi asal Amerika Serikat tersebut saat tampil di Jakarta, awal Juni tahun lalu, dalam dompetnya. Setahun sudah tiket itu tersisip di dompet pemeran Nina dalam film Cinta Brontosaurus tersebut. "Biar bisa pamer ke teman-teman kalau aku Swifties sejati," ujar Pamela saat ditemui Tempo di kawasan Salemba, Jakarta, Jumat pekan lalu.

    21 Juni 2015
  • Pesona

    Pohon Surealis

    Desainer Biyan Wanaatmadja menyuguhkan peragaan busana bak dongeng impian. Indah tapi mudah ditebak.

    21 Juni 2015
  • Ide

    Meringkus Novel

    Agus Dermawan T.,
    Penulis Buku Politik Sosial Budaya "Sihir Rumah Ibu"

    Pada 1980-an, saya beberapa kali bertemu dengan sastrawan Sutan Takdir Alisjahbana. Dalam sebuah percakapan, Sutan Takdir Alisjahbana menyatakan bahwa dia kurang suka namanya disingkat jadi STA. "Singkatan sering bermuatan hukum dan politis, jika tidak menyepelekan dan menyiratkan kemalasan. Saya lebih suka dipanggil Sutan Takdir," kata dia. Pelopor Angkatan Pujangga Baru ini memang suka yang panjang-panjang. Simak novelnya yang terakhir, Grota Azzura serta Kalah dan Menang yang setebal bantal.

    21 Juni 2015

Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan