maaf email atau password anda salah


TNI Angkatan Darat

TNI yang Responsif

Jenderal TNI AD Agus Subiyanto menjabarkan prioritas implementasi dalam meningkatkan kemampuan TNI 

arsip tempo : 171934047959.

Jenderal TNI AD Agus Subiyanto menjabarkan prioritas implementasi dalam meningkatkan kemampuan TNI . tempo : 171934047959.

 
Jenderal TNI AD Agus Subiyanto menjabarkan prioritas implementasi dalam meningkatkan kemampuan TNI yang Responsif terhadap setiap perkembangan lingkungan strategis, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian, antara lain: 

• Potensi konflik di Laut Cina Selatan, perlu peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan melalui pengembangan kapabilitas Satuan TNI terintegrasi di wilayah Natuna karena satuan tersebut memiliki peran vital untuk menciptakan deterrent effect sekaligus sebagai mata dan telinga bagi sistem peringatan dini /early warning system.   

 • Untuk mengatasi konflik vertikal seperti masalah di Papua, mutlak melakukan pendekatan dengan smart power yang merupakan kombinasi hard power, soft power dan diplomasi militer.  

Hard power berarti siaga tempur untuk menghadapi kombatan dalam rangka penegakan hukum, kemudian soft power dengan mendukung pelaksanaan percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua. “Pendekatan soft power sepatutnya dilakukan secara bersama-sama, bersinergi antara TNI dengan semua kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan terkait,” kata Jenderal TNI Agus Subiyanto.

 Sedangkan diplomasi militer dilakukan dengan menginisiasi kegiatan Latihan Bersama, Patroli Terkoordinasi atau pertukaran personel TNI dengan negara-negara di kawasan. Diplomasi militer ini bertujuan untuk membangun hubungan interpersonal antara prajurit, serta menciptakan persamaan pandangan tentang pendekatan dalam penyelesaian  masalah di Papua. 

• Berkaitan dengan Pesta Demokrasi Pemilu 2024, Jenderal TNI AD Agus Subiyanto berkomitmen memberikan jaminan netralitas TNI pada setiap tahapan Pemilu, sekaligus akan memperkuat sinergitas dan soliditas TNI-Polri dalam mengamankan jalannya proses demokrasi melalui Latihan dan posko bersama sehingga keberlangsungan roda pemerintahan dan stabilitas politik tetap terjaga.   

 • Selanjutnya mengenai konflik horizontal, TNI akan lebih mengedepankan upaya untuk meredam potensi konflik yang ada dengan menginstruksikan kepada seluruh jajaran TNI untuk mengoptimalkan kemampuan teritorial dalam rangka deteksi dini, cegah dini dan penanggulangan dini bersama aparat keamanan lainnya.  

 • Sedangkan untuk merespons banyaknya potensi bencana alam di negara kita, TNI akan mengedepankan upaya preventif, mitigasi dan kemampuan reaksi cepat di seluruh daerah rawan bencana. Tentunya, kemampuan tersebut harus dilatih terus-menerus. Namun demikian, tidak bisa mengesampingkan perlunya pemenuhan perlengkapan penanggulangan bencana yang memadai di setiap satuan TNI sehingga hasil yang dicapai akan lebih optimal.

Konten Eksklusif Lainnya

  • 25 Juni 2024

  • 24 Juni 2024

  • 23 Juni 2024

  • 22 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan