maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Kemenperin Pasok SDM Kompeten di Industri Perkapalan

Jumat, 30 September 2022

BPSDMI Kemenperin berperan dalam memfasilitasi pelatihan dan sekaligus melaksanakan pelatihan dengan menggunakan aplikasi berbasis web SIDIA. #Infotempo

Kerja sama BPSDMI Kemenperin bersama Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin dengan menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA) serta Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO).. tempo : 167061189359

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung upaya penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan kompeten guna mendukung peningkatan produktivitas dan daya saing industri perkapalan nasional. Hal itu dikatakan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Arus Gunawan di Jakarta, belum lama ini.

Langkah tersebut, kata dia, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2022 tentang Kebijakan Industri Nasional Tahun 2020-2024, terutama terkait penguatan SDM industri perkapalan dan komponen kapal. Kerja sama penguatan SDM dilakukan melalui kerjasama dengan sejumlah negara mitra,seperti Korea Selatan, Jepang, dan Taiwan. 

Salah satu upaya konkret telah dilakukan oleh BPSDMI Kemenperin bersama Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin dengan menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA) serta Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) untuk melakukan kerja sama peningkatan kapabilitas dan kompetensi industri perkapalan Indonesia melalui program “The Indonesian Shipbuilding Industry Modernization Project”.

“Tujuan utama dari program ini adalah memperkenalkan prosedur pembuatan kapal yang efisien dan metode manajemen produksi di galangan kapal Indonesia melalui sistem pengembangan SDM industri. Target peserta proyek ini adalah meningkatnya pengalaman galangan kapal nasional dalam proyek pembangunan kapal baru,” ujar Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE, R. Hendro Martono.

Dalam pelatihan ini, BPSDMI Kemenperin berperan dalam memfasilitasi pelatihan dan sekaligus melaksanakan pelatihan dengan menggunakan aplikasi berbasis web SIDIA atau Sistem Informasi Diklat SDM Industri.“SIDIA merupakan sistem yang dibangun oleh Pusdiklat SDM Industri BPSDMI Kemenperin sebagai salah satu langkah menyambut era transformasi digital ke depannya,” kata Kepala Pusdiklat SDM Industri BPSDMI Kemenperin, Tirta Wisnu Permana. 

Pelaksanaan program ini dimulai tahun 2022 dan akan selesai pada 2024, yang meliputi lima tahapan program pelatihan di Jakarta dan Surabaya,serta satu program pelatihan di Jepang. Selain itu,terdapat program tindak lanjut untuk mengukur pencapaian program ini. Hingga kini, sudah ada 16 perusahaan yang terdaftar menjadi peserta dalam program pelatihan ini.

"Kami menganggap bahwa industri perkapalan ini adalah industri yang esensial bagi kesejahteraan Indonesia sebagai negara maritim. Dengan peningkatan produktivitas dan manajemen, kami percaya hal tersebut dapat berkontribusi pada core-industry perkapalan Indonesia. Kami juga berharap bahwa kami dapat membawa kembali pengalaman ini ke Jepang untuk turut meningkatkan industri perkapalan di sana," kata Project Formulation Advisor JICA Kuboshima Naoyayang turut hadir dalam pembukaan program pelatihan tersebut.

Galangan kapal di Indonesiamemiliki pengalaman dalam membangun berbagai jenis kapal, mulai dari kapal penumpang, kapal kargo, hingga kapal tujuan khusus dengan fasilitas graving dock terbesar (150.000 DWT). Saat ini, terdapat 250 perusahaan galangan kapal dengan kapasitas produksi sebesar 1 juta tonase bobot mati (dead weight tonnage/DWT) per tahun untuk bangunan baru, dan hingga 12 juta DWT per tahun untuk reparasi kapal.

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 9 Desember 2022

  • 8 Desember 2022

  • 7 Desember 2022

  • 6 Desember 2022


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan