maaf email atau password anda salah


Jayapura

KMAN VI Momentum Menampilkan Keberagaman

Kongres akan dihadiri 2.449 komunitas masyarakat adat dari seluruh Indonesia. Masyarakat Adat Tabi bersiap menyambut kedatangan tamu dari Nusantara. #Infotempo

arsip tempo : 171920718469.

Mathius Awoitauw, Bupati Jayapura.. tempo : 171920718469.

Ketua Panitia Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI yang juga Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan kongres masyarakat adat menjadi momentum memperlihatkan indahnya keberagaman di Indonesia. “KMAN VI akan menjadi pelangi indah di wilayah Adat Tabi yang menjadi tuan rumah,” ujarnya, Kamis 14 Juli 2022.

KMAN VI akan digelar di Jayapura, Papua, 24-30 Oktober 2022. Sebanyak 2.449 komunitas adat dipastikan menghadiri kongres adat. Adapun jumlah peserta diperkirakan mencapai 10 ribu orang dari seluruh Indonesia.

Mathius berharap masyarakat adat dapat bersatu dan kompak. “Kita sambut saudara-saudara kita,” ucapnya.

Momen akbar ini, menurut Mathius, menjadi kebanggaan bagi masyarakat Papua, khususnya masyarakat Adat Tabi. Sejumlah persiapan sudah dilakukan untuk memastikan kenyamanan berbagai perwakilan masyarakat dari berbagai daerah di Tanah Air.

Perhelatan KMAN VI diharapkan dapat mendorong perekonomian masyarakat Jayapura. Selain pameran budaya, pengunjung akan disuguhkan beragam sajian kuliner khas Papua. "Itu berarti ekonomi masyarakat di sana mendapat tempat perayaan, kami juga sediakan pameran budaya," kata Mathius.

Dia menuturkan tujuh wilayah adat dari seluruh Papua akan hadir memperkenalkan budayanya. "Mereka harus tampil di pameran yang menampilkan kekhususan cindera mata, kuliner dan kerajinan,” ujarnya.

Kegiatan kongres mendapat dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, khususnya Papua. Menurut Mathius, kegiatan ini merupakan momentum penting memperlihatkan masyarakat adat berperan penting dalam upaya menjaga ketahanan bangsa.

Khusus dari Papua, dukungan kongres datang dari pemerintah daerah se-Papua, termasuk gubernur dan DPR Papua. Kemudian Majelis Rakyat Papua dan Masyarakat Adat Papua.

Mathius memastikan Presiden Joko Widodo akan menghadiri kongres. "Kami sudah komunikasi langsung dengan Bapak Presiden," ujarnya.

Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Rukka Sombolinggi, mengatakan tema KMAN VI "Bersatu Pulihkan Kedaulatan Masyarakat Adat untuk Menjaga Identitas Kebangsaan Indonesia yang Beragam dan Tangguh Menghadapi Krisis". Tema tersebut dipilih karena masyarakat adat merupakan komponen penting dan garda terdepan menjaga identitas bangsa.

"Kami akan hadir sebagai saudara, bukan tamu. Semua akan berkumpul di Wilayah Adat Tabi, tinggal di rumah penduduk, dan makan dari makanan yang dikonsumsi masyarakat adat di sana," kata Rukka.

Beragam kegiatan akan ditampilkan pada KMAN VI. Antara lain, pawai budaya, dialog umum, rangkaian sarasehan dan sidang-sidang kongres. Kemudian, pagelaran seni dan budaya, pameran produk masyarakat Adat, festival kuliner, Festival Danau Sentani dan perayaan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Papua.

Menurut Rukka, kongres bakal menjadi refleksi AMAN dalam lima tahun ke depan. “Merefleksikan bagaimana sikap politik ke depan, menyikapi hak masyarakat adat, keselamatan bersama dan umat manusia,” kata dia.

Konten Eksklusif Lainnya

  • 24 Juni 2024

  • 23 Juni 2024

  • 22 Juni 2024

  • 21 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan