maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Kementerian Pertanian

Mentan Dorong Petani Bone Memproduksi Empat Kali Setahun

Rabu, 9 Februari 2022

Sulawesi Selatan diharapkan menjadi daerah percontohan produksi padi nasional.

Kegiatan penanaman padi IP 400 yang dikunjungi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Bone, Sulawesi Selatan, Senin, 7 Februari 2022.. tempo : 167586606446

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong petani di Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, menanam padi dengan menggunakan varietas unggul agar banyak negara yang mengimpor dari Indonesia. Dia meminta petani mampu memproduksi empat kali panen pada 2022.

"Karena itu varietas tidak boleh pakai yang kurang, harus yang lebih jenjang dan lebih cepat. Varietasnya harus yang lebih bagus kalau perlu ini kami targetkan untuk ekspor," ujar Syahrul dalam kegiatan penanaman padi IP 400 di Bone, Sulawesi Selatan, Senin, 7 Februari 2022.

Dia mengatakan Kabupaten Bone harus mampu menjadi kabupaten yang memproduksi padi lebih banyak. Ke depan Sulawesi Selatan kembali menjadi percontohan produksi padi nasional. Para petani harus mendapatkan pelatihan dari sisi teknologi maupun cara menanam. “Ingat yang paling tinggi dari modal itu bukan uang, tapi semangat dan kebersamaan," ucapnya.

Menurut Syahrul Indonesia termasuk negara subur dengan produksi beras yang selalu surplus. Sehingga dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah melakukan impor. “Pada 2020, stok sebanyak tujuh juta ton dan sembilan juta ton pada 2021,” ujarnya.

Syahrul mengatakan jika tidak lagi mengimpor beras, Indonesia akan menjadi negara swasembada pangan di bidang beras. “Apalagi nilai tukar petani naik, artinya kesejahteraan petani juga naik.”

Wakil Bupati Bone Ambo Dalle, menyatakan Bone adalah kabupaten yang selalu siap melaksanakan program Kementan, terutama pada peningkatan produksi hingga empat kali panen. “Kami mendukung program optimalisasi produksi pertanian dan Bone bisa petani di Bone bisa menanam empat kali dalam setahun," ujarnya.

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 8 Februari 2023

  • 7 Februari 2023

  • 6 Februari 2023

  • 5 Februari 2023


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan