maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Kementan

Menteri Pertanian Dorong Pertanian Terpadu di Wajo

Senin, 7 Februari 2022

Pengembangan pertanian terintegrasi dapat meningkapkan pendapatan petani dan pertumbuhan ekonomi.

Kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo ke kawasan pertanian terpadu Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.. tempo : 167577219823

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan penanaman sekaligus panen jagung perdana di kawasan pertanian terpadu (integrated farming) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Syahrul mendorong Wajo mengembangkan kawasan pertanian yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurut dia, pertanian adalah sektor yang menyediakan pangan dan juga menyediakan lapangan kerja terbuka dimana sepanjang bekerja bekerja pasti menghasilkan uang. “Pak Bupati tunjukkan Maret besok lahan ini panen dengan provitas minimal lima kilogram per hektare, buat ini luar biasa, konsepsikan segera,” kata Syahrul di kawasan pengembangan sistem pertanian terpadu berbasis jagung Kelurahan Macanang, Kecamatan Majauleng, Wajo, Senin, 7 Februari 2022.

Mentan meminta integrated farming berbasis jagung menjadi kawasan pengembangan sistem usaha tani yang mengintegrasikan beberapa usaha tanaman. “Seperto tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan yang dikelola secara terpadu,” ujarnya.

Syahrul menyarankan juga ditanam komoditas hortikultura lain. “Tanam jeruk, kelapa dan pisang. Jangan cuma tunggu jagung. Sambil kita tunggu panen jagung, pisangbisa panen, begitu dengan yang lain sehingga tidak ada bulan tanpa panen," tuturnya.

Menurut dia program integrated farming harus didukung dengan kebijakan kredit usaha rakyat sektor pertanian. Fasilitas kredit khusus diberikan untuk kelompok komoditas pertanian dan produktif lainnya dengan perusahaan mitra sebagai off-taker.

Pengembangan integrated farming, kata Syahrul, harus memenuhi beberapa syarat. Antara lain letak strategis, lahan clear and clean di lokasi eksisting atau lahan baru, dikelola oleh kelompok tani dan sumber daya manusia aktif. Selain itu diutamakan satu hamparan dan dikembangkan sebagai demfarm show window teknologi dan dapat dijadikan wisata agro.

"Setelah ini, segera lakukan pelatihan, lahan harus clear, pekerja juga harus clear dan pengembangan tidak ada hambatan lagi. Sekali lagi Pak, Maret saya mau lihat bagaimana perkembangannya," kata Syahrul.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengatakan pengembangan kawasan pertanian terpadu berbasis jagung di wilayahnya seluas 400 hektare yang meliputi 20 titik embung. Lahan tersebut terdiri dari 41 hektare jagung siap panen, 73 hektare jagung tanam dan 30 hektare untuk pengembangan cabai. Kemudian untuk tanaman kacang hijau seluas 21 hektare, 48 hektare pisang dan 15 hektare manga. Sedangkan untuk peternakan terdiri dari 250 ekor sapi dan 70 ribu ekor ayam pedaging.

Amran mengatakan pengembangan kawasan pertanian terpadu menjadi sinergi pemerintah, masyarakat dan seluruh stake holder untuk meningkatkan pendapatan petani. “Kami melibatkan semua pemangku kepentingan, semua kelompok tani kami berdayakan, lahan kurang produktif kami produktifkan, semua sumber air kami manfaatkan agar upaya ini maksimal,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, Mentan menyerahkan sejumlah bantuan berupa bantuan alsintan prapanen dan pasca panen. Juga bantuan bibit cabai dan bibit jahe kepada petani dan kelompok tani.

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 7 Februari 2023

  • 6 Februari 2023

  • 5 Februari 2023

  • 4 Februari 2023


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan