maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Badan Amil Zakat Nasional

Bisnis Pakaian Binaan BAZNAS Laku Terjual 103 Helai dalam Dua Pekan

Senin, 24 Mei 2021

Hal tersebut dijadikan motivasi untuk ke depan dapat berinovasi dalam menciptakan model-model pakaian yang diminati oleh pasar.
Brand pakaian “Syuruq” yang dimiliki Jundi Jundulloh binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS . tempo : 1675760611100

Meski Idul Fitri telah berlalu, namun nuansanya dan keberkahannya masih terasa hingga kini. Begitu pula hal ini dirasakan oleh Jundi Jundulloh (23 tahun) pemilik merek Syuruq, yang juga binaan Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS.

Pengusaha pakaian asal asal Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat, mengungkapkan mendapatkan berkah di Ramadan tahun ini dengan meningkatnya penjualan. Pasalnya dari pakaian diproduksi mencapai hampir 6 kodi, dirinya berhasil menjual 103 helai hanya dalam dua pekan.

“Produk pakaian muslim pria dengan nama Syuruq Basic merupakan edisi pertama dari brand Syuruq di serial Ramadan tahun ini,” kata dia melalui keteragan tertulis, Senin 24 Mei 2021.

Pada model pakian perdananya, dia menyebut, telah menyediakan berbagai ukuran mulai dari paling terkecil S hingga terbesar XL. Kemudian, untuk variasi warnanya juga ada  beberapa macam, dari Navy, Grey, Moca, dan Broken White.

Di pekan pertama penjualan, Jundi mengatakan, bahwa pakaian yang bertajuk Syuruq Basic berhasil terjual 60 helai. Hal tersebut dijadikan motivasi oleh dirinya untuk ke depan dapat berinovasi dalam menciptakan model-model pakaian yang diminati oleh pasar.

Wirausaha muda dari program BAZNAS Millenial Preneur ini merasa bersyukur karena dari bantuan modal usaha yang diberikan oleh Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS dapat menghidupkan kembali usaha orangtuanya yang sebelumnya redup karena terdampak pandemi Covid-19. Jundi sadar bahwa anak muda sepertinya harus berani memulai sesuatu hal baru, salah satunya dengan berwirausaha.

Sebagai informasi, Syuruq diluncurkan pada 20 April 2021. Produk pertama dari brand pakaian ini merupakan edisi Syuruq Basic yang menjadi produk pengenalan dan berhasil memperoleh omzet sebesar Rp12.,36 juta.

BadanAmilZakatNasional

PilihanPertamaPembayarZakat

LembagaUtamaMenyejahterakanUmat

#InovasiBerkaryaUntukUmat

#LPEMBAZNAS

#MustahikPengusaha

#BAZNASMillennialPreneur

#GerakanCintaZakat

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 7 Februari 2023

  • 6 Februari 2023

  • 5 Februari 2023

  • 4 Februari 2023


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan