maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Otoritas jasa Keuangan

Perbankan Apresiasi Kebijakan OJK selama Pandemi

Senin, 17 Mei 2021

Industri jasa keuangan menunggu kebijakan lanjutan dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.
Ketua OJK Wimboh Santoso, saat Halalbihalal Virtual Idul Fitri 1442 H Sektor Jasa Keuangan yang diselenggarakan pada Senin 17 Mei 2021.. tempo : 167567826462

JAKARTA – Kalangan perbankan mengapresiasi kebijakan sektor jasa keuangan yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama masa pandemi Covid-19. Mereka berharap kebijakan lanjutan untuk keluar dari kesulitan. Hal itu disampaikan bankir dari Himbara, Perbanas, bank swasta, bank internasional, bank syariah dan bank perkreditan rakyat dalam acara halal bihalal virtual sektor jasa keuangan, Senin, 17 Mei 2021.

Ketua Himbara yang juga Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Sunarso, menyatakan terima kasih kepada OJK atas berbagai kebijakan sektor jasa keuangan selama pandemi. Dengan kebijakan tersebut, perbankan melaksanakan dan mengeksekusinya dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab.

“Mudah-mudahan semua yang telah diupayakan stakeholder akan memberikan ketangguhan kepada industri keuangan perbankan dalam menghadapi tantangan yang tidak mudah," kata Sunarso.

Sunarso mengatakan tantangan belum berakhir dan kesulitan masih belum sepenuhnya bisa diatasi. Sehingga dibutuhkan kebijakan lanjutan dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan untuk keluar dari kesulitan. "Nantinya tidak hanya memulihkan perekonomian, tetapi dengan kerja keras kami mampu membangun perekonomian terutama di sektor keuangan yang tidak hanya tumbuh dan berkembang, tetapi memiliki ketangguhan," ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) Jahja Setiaatmadja kepada OJK selama masa pandemi. Kebijakan relaksasi, LDR yang tidak dikenakan pinalti dan kewajiban biaya training lima persen yang mendapat pengecualian, sangat membantu perbankan. Dia berharap OJK memudahkan produk-produk perbankan yang dapat mendukung masyarakat sadar digital melalui virtualisasi. Apalagi, mobilitas masyarakat terbatas selama masa pandemi. “Kami harapkan dukungan OJK terus kepada perbankan," tuturnya.

Ketua Perhimpunan Bank Internasional Batara Sianturi, mengatakan mendukung pertumbuhan kredit dengan likuiditas cukup dan bunga rendah. Dia berharap permintaan kredit segera pulih untuk mendukung recovery.

Menurut Batara, bank-bank internasional selama lima bulan pertama 2021 aktif menyedikan kredit jangka pendek dan panjang, bilateral ataupun sindikasi. Dia menuturkan kerja sama perbankan akan terus meningkat agar proses recovery semakin cepat terealisasi.

"Kami menyampaikan terima kasih atas semua inisiatif OJK menghadapi pandemi, termasuk relaksasi yang sangat dibutuhkan nasabah dan bank,” kata Batara.

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 6 Februari 2023

  • 5 Februari 2023

  • 4 Februari 2023

  • 3 Februari 2023


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan