maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Badan Amil Zakat Nasional

Gagasan Bantuan Modal Berbasis Zakat

Senin, 3 Mei 2021

Muhammad Rizal Hidayat peserta beasiswa BAZNAS meraih juara II Lomba esai nasional Lensa chapter 3 2021

Muhammad Rizal Hidayat, Peserta Beasiswa Riset BAZNAS RI.. tempo : 167004541814

JAKARTA – Muhammad Rizal Hidayat, peserta beasiswa riset BAZNAS RI, meraih juara II dalam lomba esai nasional LENSA Chapter 3 2021. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta, 2 April 2021.

Acara diadakan secara daring dengan tema “Strategi dan Peran Milenial dalam Menghadapi Pusaran Resesi Ekonomi”. Mahasiswa dipersilakan untuk berkontribusi mengusulkan gagasan di bidang ekonomi, pendidikan, teknologi, sosial budaya, pariwisata, kesehatan, pertanian, dan politik.

Gagasan yang diusulkan oleh Rizal untuk menghadapi pusaran resesi ekonomi berjudul “DOMAIN 4.0 (Domestic Market Infinite Treatment 4.0) sebagai Rancangan RENSTRA Modelling dalam Mendesain Ekonomi Pasar Domestik Mamin Ideal Pasca Pandemi Covid-19.”

Tema ini dilatarbelakangi kejatuhan industri makanan dan minuman (mamin) di berbagai daerah di Indonesia akibat pandemi Covid-19. Pendapatan usaha merosot secara signifikan.

Rizal memandang bahwa industri mamin akan kembali berjaya di pasar domestik dalam waktu dekat ini. Dia menilai saat ini Indonesia sedang melaksanakan vaksinasi secara meluas sejak awal 2021. Optimisme ini harus dipersiapkan dengan matang.

Gagasan tersebut dirancang dengan metode analisis RENSTRA Modelling. Aspek finansial yang ditonjolkan dalam gagasan tersebut adalah bantuan modal usaha berbasis zakat linked wakaf. Sedangkan aspek nonfinansial adalah manajemen terpadu segmen ekonomi kreatif.

“Besar harapan dari saya bahwa industri mamin nasional mendapatkan momentum titik balik, saat peradaban Indonesia memasuki babak baru,” kata Rizal.

Dia menambahkan metode ini untuk memperkenalkan zakat dan wakaf secara berkesinambungan di masyarakat secara berkelanjutan. “Gagasan ini adalah gagasan futuristik yang sangat berharga untuk Indonesia” ujar Rizal.

Rizal mengatakan bersyukur karena bisa mempertahankan gelar juara yang pernah diraihnya pada tahun lalu sudah tercapai. “Senang sekali bisa menang kembali untuk tahun ini. Saya sadar untuk mempertahankan gelar juara pada lomba yang sama adalah hal tersulit yang tidak banyak mahasiswa berani melakukannya,” tuturnya.

Rizal juga sedang menyelesaikan riset tugas akhirnya yang berjudul "Evaluasi Efektivitas Program Zakat Bina Mitra Mandiri dengan Model CIBEST (Studi Kasus BAZNAS Kota Semarang Pentasharufan Tahun 2019)." Dia berharap riset yang dilakukan lancar dan dapat menghasilkan riset yang bermanfaat untuk pengembangan zakat ke depannya. Esai dapat dilihat lebih lengkap di http://bit.ly/esaiRizal

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 3 Desember 2022

  • 2 Desember 2022

  • 1 Desember 2022

  • 30 November 2022


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan