maaf email atau password anda salah


Impor Kereta Sebatas Solusi Sementara

Penggunaan kereta rel listrik bekas, meski jadi solusi pemenuhan armada PT KCI, juga memiliki berbagai catatan. 

arsip tempo : 171855026622.

Pekerja melakukan bongkar muat gerbong kereta rel listrik commuter line impor dari Jepang di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 29 Juli 2016. TEMPO/Tony Hartawan. tempo : 171855026622.

JAKARTA - Impor kereta bekas dari Jepang belakangan digaungkan sebagai solusi guna mengganti sejumlah kereta rel listrik atau KRL PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang bakal dipensiunkan tahun ini. Musababnya, PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA diperkirakan baru bisa memenuhi kebutuhan kereta produksi dalam negeri dua tahun lagi, yakni pada 2025. 

Kendati menjadi solusi cepat dan murah atas kurangnya armada KRL, penggunaan kereta

...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 16 Juni 2024

  • 15 Juni 2024

  • 14 Juni 2024

  • 13 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan