maaf email atau password anda salah


Kepala BRIN Laksana Tri Handoko

Karena Lembaga Riset Kecil-kecil, Sulit Berkompetisi

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Laksana Tri Handoko, menjabarkan kelemahan yang membuat riset Indonesia tertinggal. Dalam wawancara eksklusif dengan Tempo, dia juga menjelaskan duduk perkara Lembaga Eijkman yang belakangan menjadi polemik.

arsip tempo : 171689651122.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Laksana Tri Handoko di Gedung BBPT, Jakarta, 11 Mei 2021. Tempo/Tony Hartawan. tempo : 171689651122.

PEMBENTUKAN Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) seperti tak bisa terlepas dari polemik. Dibentuk pada 2019, badan ini dikukuhkan lewat Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2021 sebagai lembaga yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden—sebelumnya, riset menjadi domain Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. BRIN menggabungkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), B

...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 28 Mei 2024

  • 27 Mei 2024

  • 26 Mei 2024

  • 25 Mei 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan