maaf email atau password anda salah


Jalur Kereta Api Papua Dibangun Tahun Depan

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menjanjikan pembangunan jalur kereta api di Papua dimulai pada tahun depan. Jokowi telah memerintahkan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan untuk segera memulai studi terhadap rencana membangun jalur kereta tersebut. "Studi dimulai Januari tahun depan," kata Jokowi di Jayapura, kemarin.

Menurut Jokowi, studi kelayakan kereta api di Papua tidak pernah ada sebelumnya. Kajian itu, kata dia, membutuhkan waktu 6-8 bulan. Setelah studi rampung, Jokowi ingin langsung dilanjutkan pelaksanaan. "Jangan berhenti. Langsung dimulai saja pembangunan jalur kereta di Papua," ujarnya. "Ada uang berapa pun, langsung dimulai pembangunannya."

arsip tempo : 171840721739.

Jalur Kereta Api Papua Dibangun Tahun Depan. tempo : 171840721739.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menjanjikan pembangunan jalur kereta api di Papua dimulai pada tahun depan. Jokowi telah memerintahkan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan untuk segera memulai studi terhadap rencana membangun jalur kereta tersebut. "Studi dimulai Januari tahun depan," kata Jokowi di Jayapura, kemarin.

Menurut Jokowi, studi kelayakan kereta api di Papua tidak pernah ada sebelumnya. Kajian itu, kata dia, membutuhkan waktu 6-8 bulan. Se

...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 15 Juni 2024

  • 14 Juni 2024

  • 13 Juni 2024

  • 12 Juni 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan