koran tempo

Seni

Anak Panah di Benteng Vastenburg

Edisi, 10 September 2018
Di Solo International Performing Art, Melati Suryodarmo menggabungkan sejumlah elemen seni. Juga memaknai ulang kisah Ramayana.

Wahai angin, tiuplah angin / Wahai air, alirkan air / Jiwaku dan ragaku bukanlah milikmu / Menantimu dalam sepi / Hadirlah padaku / Mari menari lagi dalam sunyi / Menari bagai bidadari-bidadari / Nyanyi sepi.

Sebait puisi yang dilagukan seorang perempuan dengan sendu mendayu itu mengiring munculnya Melati Suryodarmo yang berkostum serba merah. Tangan kirinya menggenggam busur kayu. Di pinggang kanannya tergantung quiver berisi sejumlah anak p

...

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 5 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami:

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Komentar

Anda belum Login/Register. Dapatkan 5 artikel gratis setelah Register