Iran Akan Perberat Hukuman atas Pembunuhan demi Kehormatan

Presiden Iran kemarin mendesak kabinetnya untuk mempercepat pembuatan undang-undang yang akan menghukum lebih berat pembunuhan demi kehormatan. Desakan ini diajukan Presiden Hassan Rouhani setelah seorang remaja putri berusia 14 tahun dibunuh ayahnya sendiri.

Tempo

Kamis, 28 Mei 2020

TEHERAN - Presiden Iran Hassan Rouhani kemarin mendesak kabinetnya untuk mempercepat pembuatan undang-undang yang akan menghukum lebih berat pembunuhan demi kehormatan. Desakan itu diajukan Presiden setelah seorang remaja putri berusia 14 tahun dibunuh ayahnya sendiri.

Pembunuhan terhadap Romina Ashrafi di Kota Talesh, sekitar 320 kilometer barat laut ibu kota Teheran, memicu kemarahan publik Iran. Dia dilaporkan dipenggal kepalanya saat se

...

Berita Lainnya