Kekerasan terhadap Anak di Myanmar Meningkat

PBB menuding militer Myanmar merekrut tentara anak-anak dan mempekerjakan mereka.

Tempo

Rabu, 24 Juni 2020

NAYPYIDAW – Meningkatnya intensitas pertempuran antara militer Myanmar dan kelompok pemberontak etnis Rakhine dalam beberapa bulan terakhir memicu gelombang kekerasan terhadap anak. Masalah lain yang dihadapi akibat konflik komunal itu membuat sejumlah penduduk desa menghadapi kelaparan.

Kelompok kemanusiaan Save the Children, dalam laporan yang dirilis kemarin, menyatakan konflik di ujung barat negara bagian di Myanmar itu membuat ancaman

...

Berita Lainnya