BAZNAS Dorong Kebangkitan Usaha di Tengah Pandemi

Selain modal tanpa bunga dan pembinaan, Badan Amil Zakat Nasional juga membantu pengurusan izin agar mustahik memiliki legalitas usaha.

Tempo

Jumat, 16 April 2021

JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus mendorong kebangkitan usaha mustahik binaan di tengah pandemi Covid-19. Dampak pandemi turut dirasakan pelaku usaha mikro karena mengalami penurunan omzet. Hal ini berimbas kepada sulitnya mengembangkan usaha akibat ketersediaan modal yang menipis. 

Salah satunya, Anwar, mitra mustahik BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Bojong Rangkas, Ciampea, Kabupaten Bogor. Dia mengalami penurunan omzet selama pandemi. Lesunya kondisi ekonomi akibat pandemi membuat omzet usaha 'Akar Frozen Food' milik Anwar merosot 50 persen.

Namun, kondisi usaha yang semakin menurun tidak menghentikan semangat Anwar dalam menjalankan usahanya. Pembiayaan yang diterima digunakan untuk membeli bahan baku dan kemasan untuk menunjang usaha. Selain itu untuk meningkatkan pengetahuan, Anwar mengikuti pelatihan yang diadakan Dinas Koperasi dan UMKM Bogor tentang penyuluhan keamanan pangan. Kegiatan ini difasilitasi BMD Bojong Rangkas untuk para mustahik.

Pria berusia 40 tahun itu mengatakan, saat ini perlahan usaha yang dijalankan mulai stabil, meskipun belum mencapai omzet yang sama sebelum pandemi. Kini dalam satu minggu, Anwar bisa melakukan tiga kali produksi dengan kapasitas produksi 1000 pcs.

Selain itu, BAZNAS juga tengah membantu proses usaha Anwar dalam pengurusan izin usaha. Hal ini dilakukan agar usahanya mendapat legalitas usaha dan semakin berkembang. Pengurusan serupa juga dilakukan BAZNAS kepada mitra mustahik lainnya.

"BAZNAS turut membantu mitra mustahik lain untuk berkembang bersama, terlebih di masa pandemi saat ini yang dampaknya menyasar berbagai sektor,” ujar Pimpinan BAZNAS RI, Saidah Sakwan, MA., Jumat, 16 April 2021. 

Menurut Saidah, selain modal tanpa bunga dan pembinaan, BAZNAS juga membantu pengurusan izin agar mustahik memiliki legalitas usaha. “Pak Anwar, pelaku usaha frozen food binaan BMD Bojong Rangkas kami fasilitasi pengurusan izin usaha dengan mendaftarkan penyuluhan keamanan pangan," kata dia.  

Tak hanya itu, BAZNAS juga turut membantu mitra mustahik pelaku usaha dari sisi pemasaran, salah satunya lewat branding produk agar terlihat bagus dan menarik minat konsumen. "BAZNAS akan terus berupaya untuk memberdayakan masyarakat melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang diterima dari para muzaki melalui berbagai program yang diinisiasi BAZNAS maupun masyarakat,” ujar Saidah. “Salah satu programnya adalah program ekonomi, karena ini menjadi pintu masuk dalam pengentasan kemiskinan.”

Inforial

Berita Lainnya