Geger Keraton Surakarta

Kisruh yang kembali meletup di antara keluarga Keraton Surakarta semestinya bisa diselesaikan berdasarkan adat yang ada. Sebagai kaum ningrat yang ikut berperan penting menyangga kebudayaan Jawa, pastilah mereka paham ada cara-cara terhormat untuk melebur perselisihan sesama kerabat. Selain penyelesaian krisis internal ini, kericuhan pada Senin lalu itu pun wajib ditelisik kepolisian karena adanya tindakan menjurus kriminal. Penyelidikan ini perlu untuk menyadarkan semua pihak bahwa kerusuhan internal keluarga tak semestinya diselesaikan dengan cara melanggar hukum.

Dugaan adanya tindakan menjurus kriminal itu terjadi saat meletup kericuhan antara kubu pro-rekonsiliasi keraton (Sinuhun Paku Buwana XIII Hangabehi serta KGPH PA Tedjowulan) dan Lembaga Dewan Adat Kasunanan. Saat itu Dewan Adat, yang dipimpin GRAy Koes Moertiyah, memaksakan pembubaran acara halalbihalal dan penobatan Tedjowulan sebagai Panembahan Agung. Alasan Moertiyah, pelantikan itu menyalahi adat keraton.

Sabtu, 31 Agustus 2013

Kisruh yang kembali meletup di antara keluarga Keraton Surakarta semestinya bisa diselesaikan berdasarkan adat yang ada. Sebagai kaum ningrat yang ikut berperan penting menyangga kebudayaan Jawa, pastilah mereka paham ada cara-cara terhormat untuk melebur perselisihan sesama kerabat. Selain penyelesaian krisis internal ini, kericuhan pada Senin lalu itu pun wajib ditelisik kepolisian karena adanya tindakan menjurus kriminal. Penyelidikan ini perl

...

Berita Lainnya