cloudfront
Kamis, 16 Mei 2013
Forgot Password Register Langganan cari
nusa
Kamis, 16 Mei 2013
FREE!

Anak Membunuh dan Makan Hati Ibu Kandung

SURABAYA - Sadis. Itulah kata yang tepat menggambarkan perbuatan Supardi, 30 tahun. Ia membunuh Akhiyah, 60 tahun, ibu kandungnya, dan diduga memakan hatinya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 14 Mei lalu. Muntalib menemukan mayat Akhiyah, istrinya, dengan posisi terikat tanpa kepala di rumah mereka di Jalan Bangkingan Timur II/6, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Pakaiannya robek di bagian dada dan juga terdapat rongga.

Penyelidikan polisi mengarah ke Supardi, putra ketiga Akhiyah-Muntalib. Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Besar Farman mengatakan tersangka mengakui perbuatannya. Kepada polisi, Supardi mengaku memukul ibunya berkali-kali dengan palu, kemudian memenggal kepala korban.

Kepala Unit Reserse Mobil Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Agung Pribadi mengatakan polisi menyita parang dan pisau dapur yang digunakan pelaku merobek dada korban. Menurut dia, hati korban ditaruh pelaku di rantang plastik, lalu dimakan. "Untuk memastikan, kami menunggu pemeriksaan kedokteran forensik, apa benar hati itu dimakan," ucapnya.

Polisi akan memeriksa kondisi kesehatan jiwa Supardi di Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk memastikan Supardi tidak menderita kelainan psikis. Dikatakan Agung, Supardi juga sempat menyebut sedang mengikuti aliran kebatinan. "Itu yang masih diselidiki," ujarnya.

Sementara itu, Kepolisian Resor Kediri juga akan memeriksa kejiwaan Paini, ibu yang membunuh anak kandungnya-yang dikenal sebagai preman kampung-dengan potasium. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Edy Herwianto mengatakan, secara kasatmata, perempuan berusia 46 tahun ini bisa bertanggung jawab atas perbuatannya. Tapi perilakunya, yang tak menunjukkan penyesalan, patut dicurigai. HARI TRI WASONO | AGITA SUKMA LISTYANTI

Dana Cukai Tembakau Diduga Dikorupsi
Ancaman Merkuri di Pantai Lampon


Arsip
Edisi Sebelumnya
Edisi Sebelumnya
Rabu, 15 Mei 2013

Chatib Menuju Kursi Panas

JAKARTA - Langkah Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal Muhammad Chatib Basri menjadi menteri keuangan kian terbuka lebar Kabar penunjukannya makin