Mayat di Atas Bukit
Istriku belum pulang sejak lima hari lalu. Dan tadi pagi, seorang peladang jagung di atas bukit menemukan seonggok mayat perempuan. Apakah mayat perempuan itu mayat istriku? Aku tidak tahu, sebab aku belum melihatnya dan aku enggan melihatnya. Untuk apa menonton seonggok mayat, pikirku. Lagi pula, kalau itu mayat istriku, aku tak ingin melihatnya. Memangnya suami mana yang mau melihat istrinya ditemukan di atas bukit dan sudah menjadi mayat? Hati
...
Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.
Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini