maaf email atau password anda salah


Ramai-ramai Tolak Opsi Perpu

Pegiat pemilu dan pakar hukum menolak usulan Perpu Pemilu untuk mengatasi sengkarut Pemilu 2024 saat ini. Opsi revisi terbatas UU Pemilu dianggap lebih baik dan demokratis.

arsip tempo : 172155952782.

Warga setelah memberikan hak suaranya pada Pemilu di Distrik Libarek Wamena, Jayawijaya, Papua, 2019. ANTARA/Yusran Uccang. tempo : 172155952782.

JAKARTA – Pegiat pemilu dan pakar hukum sependapat untuk menolak usulan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang atau Perpu Pemilihan Umum untuk mengatasi sengkarut Pemilu 2024 saat ini. Mereka justru menyarankan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat menempuh jalur revisi Undang-Undang Pemilu.

Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, berharap pemerintah dan DPR memilih opsi rev

...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 21 Juli 2024

  • 20 Juli 2024

  • 19 Juli 2024

  • 18 Juli 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan