maaf email atau password anda salah


Pemuda Ajak Berkolaborasi Dukung Pencapaian SDGs 2030

Kolaborasi pemerintah dengan pemuda perlu terus diperkuat. #Infotempo

arsip tempo : 172154877520.

SDGs Annual Conference 2022: Hari Kedua. tempo : 172154877520.

Para pemuda yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk berkolaborasi demi tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainability Development Goals 2030. Hal itu mereka sampaikan pada hari kedua SDGs Annual Conference 2022 “Mendorong Aksi Nyata Ekonomi Hijau untuk Mencapai SDGs” yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Jumat 2 Desember 2022.

“Pada saat anak muda ingin berkontribusi untuk SDGs maka bisa dilakukan kolaborasi. Teman-teman bisa aksi, terdapat 17 tujuan SDGS yang teman-teman bisa berkontribusi, bisa salah satunya. Kalau tidak bisa sendiri, kolaborasi adalah salah satu jawaban,” kata Raden Fabian Mochamad Hasanudin, Duta Kampus SDGs tahun 2022-2024 dari Universitas Padjajaran dalam talkshow dengan tema “Berbagi Praktik Baik untuk Mendukung Pencapaian SDGs dan Advokasi oleh Orang Muda,”

Sementara Rafael Nicholas Angouw, Pendiri Reeformers dan perwakilan dari SMA/sederajat menuturkan, jika ingin memulai inisiatif, networking sangat penting. Bekerja sama dengan tim yang bagus dan memiliki kelebihan sendiri-sendiri itu sangat penting. Rafael pun meminta para pemuda untuk tidak minder, tak berpikir usia terlalu muda, dan merasa kurang ilmu dan pengetahuan saat ingin memulai inisiatif untuk berkontribusi dalam pencapaian SDGs.

“Kita memiliki power to movement. Suarakan apa yang ingin teman-teman utarakan sampai suara itu terlalu keras untuk diabaikan. Power to movement, kita bisa bergerak bersama karena saya tidak bisa bergerak sendirian. Kalau ada power kita bisa melakukan perubahan. Perubahan itu abadi. Yang abadi itu perubahan. Jadi ayo bergerak untuk perubahan,” tambah Ni Kadek Putri Adnyaningsih, Wakil dari Perguruan Tinggi dan juga Pegiat Lingkungan dan Pendidikan Berkelanjutan.

Tirza Listyarani, Director Program 2030 Youth Force Indonesia mengatakan, dalam SDGs, terdapat salah satu poin penting untuk mewujudkan SDGs secara keseluruhan, yaitu Poin ke-17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. “Karena itulah alasan kenapa kita semua ada di sini. Ada perwakilan pemerintah, civil society organization (CSO), privat sector, itulah yang menjadi spesialnya dari SDGs,” kata dia.   

Selain talkshow, kegiatan ini juga diwarnai dengan aksi perwakilan 9 pemuda untuk menyampaikan aspirasinya dengan metode elevator pitch. Para pemuda juga menyampaikan Youth Pledge atau “Ikrar Pemuda” yang merupakan hasil dari rangkuman kesepakatan dari kegiatan yang mereka laksanakan.  “Kuncinya adalah kolaborasi. Kolaborasi pemerintah dengan pemuda perlu terus diperkuat. Harus inklusif. Dengan melibatkan pemuda marginal, pemuda daerah, dan pemuda disabilitas. Mereka semua mempunyai hak bersuara. Untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar salah satu pemuda yang bertugas menyampaikan isi dari “Ikrar Pemuda” itu.

Konten Eksklusif Lainnya

  • 21 Juli 2024

  • 20 Juli 2024

  • 19 Juli 2024

  • 18 Juli 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan