SebelumnyaGaya Hidup 1/1 Selanjutnya

    Berita Lainnya

  • Cover Story

    Betawi 2.0

    Gairah melestarikan budaya Betawi kembali menghangat belakangan ini. Sejumlah anak muda berkreasi melalui kesenian untuk memadukan unsur tradisional budaya khas Jakarta itu dengan gaya kekinian. Mereka pun memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan karyanya sehingga bisa dinikmati secara luas. Meski jumlahnya masih terbatas, para seniman masa kini itu berharap bisa menularkan kecintaan terhadap budaya Betawi, khususnya di kalangan generasi muda.

    27 Juni 2021
  • Topik

    Taji Anak Betawi Masa Kini

    Anak-anak muda Betawi yang peduli, merawat, dan mengembangkan budayanya terus muncul. Sebagian berinovasi dengan mengemasnya menggunakan gaya kekinian.

    26 Juni 2021
  • Topik

    Menyindir Sembari Bikin Nyengir

    Musikus Ipank HoreHore menggunakan dialek Betawi dalam karya lagu-lagunya yang bernuansa kritik sosial. Menyentil sambil menghibur pendengarnya.

    26 Juni 2021
  • Topik

    Si Rapper Tersesat dari Sunter

    Terlahir dari keluarga yang berprofesi sebagai guru, Muhammad Amrullah alias Kojek justru memilih pekerjaan di dunia hiburan. Ia menekuni musik hiphop dan rap sambil tak melupakan akar budaya asli Jakarta.

    26 Juni 2021
  • Topik

    Membangkitkan Tradisi Penulisan Betawi

    Secara tradisional, masyarakat Betawi lebih kuat dalam sastra lisan melalui seni bertutur, seperti sahibul hikayat atau rahul. Minimnya jumlah penulis berlatar Betawi mendorong Fadjriah Nurdiarsih membangkitkan sastra tulis Betawi.

    26 Juni 2021
  • Topik

    Budaya Betawi Mendunia

    Ada puluhan produk budaya Betawi telah diakui sebagai warisan budaya tak benda nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

    25 Juni 2021
  • Cari angin

    Tiga Periode

    Muncul wacana untuk mengamendemen kelima Undang-Undang Dasar 1945 dengan mengubah pasal jabatan presiden, yakni Pasal 7 UUD 1945 amendemen pertama. Bunyinya, "Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama masa lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan." Ini mau diganti menjadi “untuk sebanyaknya dua kali masa jabatan”.

    25 Juni 2021
  • Profil

    Penyandang Skleroderma Bukan Korban Guna-guna

    Orang-orang yang memiliki penyakit langka skleroderma masih mendapat stigma negatif. Mereka sering dijauhi bahkan dianggap korban guna-guna. Yayasan Scleroderma Indonesia berusaha mematahkan stigma itu.

    26 Juni 2021
  • Seni

    Ketika Para Transpuan Bercerita

    Proyek seni yang mengangkat pengalaman hidup transpuan yang sarat stigma, perundungan, serta penolakan dari keluarga dan masyarakat.

    26 Juni 2021