maaf email atau password anda salah


Lelaki Kartu Pos

Anggun Prameswari

AKU tidak ingat pasti kapan aku berkenalan dengannya. Mungkin setahun lalu, atau enam bulan silam, entahlah. Waktu terkadang sering memanjang dan memendek tanpa permisi. Saat itu aku hanya duduk menikmati sandwich di sebuah bangku panjang. Siang itu adalah siang yang membosankan seperti kemarin-kemarin. Bocah-bocah berlarian, dengan pekik-pekik girang, yang dengan cepat kuabaikan. Kupu-kupu melayang-layang, berpadu sempurna dengan aroma rumput basah bekas hujan dini hari. Dan dia datang, seperti meletup muncul begitu saja, di hadapanku, memintaku membeli selembar kartu posnya.

Awalnya aku mendongak, dengan sandwich masih tergenggam di tangan dan dahi berkerut. Reaksi paling wajar seorang wanita yang duduk sendiri dan dihampiri lelaki asing adalah, tentu saja, mendirikan tembok benteng setinggi-tingginya, setebal-setebalnya, sekokoh-kokohnya. Aku tidak suka bertemu dengan orang baru. Pernah dengar pepatah "setiap orang datang ke hidupmu dengan membawa koper masa lalunya"? Siapa yang tahu apa isi orang ini? Mungkin berlembar-lembar foto kenangan, setoples kunang-kunang jelmaan kuku pacarnya yang sudah mati, atau rangkaian bola mata orang-orang yang pernah menyakitinya-semua diuntai menjadi sebentuk syal penghangat tubuh. Aku bergidik, tapi wajah di depanku tetap tenang menawariku membeli selembar kartu pos.

"Kartu pos ini saya lukis sendiri," ujarnya.

arsip tempo : 172168118536.

. tempo : 172168118536.

Anggun Prameswari

AKU tidak ingat pasti kapan aku berkenalan dengannya. Mungkin setahun lalu, atau enam bulan silam, entahlah. Waktu terkadang sering memanjang dan memendek tanpa permisi. Saat itu aku hanya duduk menikmati sandwich di sebuah bangku panjang. Siang itu adalah siang yang membosankan seperti kemarin-kemarin. Bocah-bocah berlarian, dengan pekik-pekik girang, yang dengan cepat kuabaikan. Kupu-kupu melayang-layang, berpadu sempurna den

...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 22 Juli 2024

  • 21 Juli 2024

  • 20 Juli 2024

  • 19 Juli 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan