maaf email atau password anda salah

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Google

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini

Satu Akun, Untuk Semua Akses


Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Satu Akun, Untuk Semua Akses

Masukan alamat email Anda, untuk mereset password

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link reset password melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Ubah No. Telepon

Ubah Kata Sandi

Topik Favorit

Hapus Berita

Apakah Anda yakin akan menghapus berita?

Ubah Data Diri

Jenis Kelamin


Koalisi

Minggu, 13 April 2014

Putu Setia

Tanpa mengurangi rasa hormat akan keilmuannya, saya bosan mendengar uraian para pengamat di televisi tentang hasil pemilu legislatif. Selain orangnya itu-itu saja, pengamatannya terlalu metropolitan, kurang memahami apa yang ada di desa.

Misalnya, soal efek-efekan. Ada efek Jokowi yang dianggap gagal mendongkrak suara PDI Perjuangan. Lalu ada efek Rhoma Irama yang berhasil mendongkrak suara PKB. Yang saya amati (meski saya tak menyandang predikat pengamat) orang desa bukannya tak mendukung Jokowi menjadi presiden. Mereka mendukung, tapi itu nanti pada pemilihan presiden. Orang di desa cenderung memilih caleg yang dekat dengan lingkungannya karena merekalah yang setiap saat membantu warga. Tak peduli partainya. Tentang suara PKB yang melonjak, ini lebih pada warga NU yang "pulang ke rumah". Sulit membayangkan para kiai mencoblos PKB hanya karena Rhoma Irama, meski dia Raja Dangdut.

. tempo : 166987816737

Putu Setia

Tanpa mengurangi rasa hormat akan keilmuannya, saya bosan mendengar uraian para pengamat di televisi tentang hasil pemilu legislatif. Selain orangnya itu-itu saja, pengamatannya terlalu metropolitan, kurang memahami apa yang ada di desa.

Misalnya, soal efek-efekan. Ada efek Jokowi yang dianggap gagal mendongkrak suara PDI Perjuangan. Lalu ada efek Rhoma Irama yang berhasil mendongkrak suara PKB. Yang saya amati (meski saya tak menyan

...
Kuota Artikel Gratis Anda Sudah Habis

Silahkan berlangganan untuk menikmati akses penuh artikel eksklusif Tempo sejak tahun 1971

PAKET TERPOPULER

12 BULAN

696.000

Rp 594.000

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Pilihan Terbaik

Berlangganan

1 BULAN

Rp 54.945

  • *GRATIS untuk bulan pertama menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Daftar Tempo ID . Sudah punya akun? Klik Disini

Newsletter

Dapatkan Ringkasan berita eksklusif dan mendalam Tempo di inbox email Anda setiap hari dengan Ikuti Newsletter gratis.

Berita Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 1 Desember 2022

  • 30 November 2022

  • 29 November 2022

  • 28 November 2022


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan