maaf email atau password anda salah


Terganjal Pendanaan dan Geopolitik

Protes pemerintah Cina kepada Indonesia disebut akibat pengeboran kilang. SKK Migas membenarkan bahwa masih banyak potensi minyak dan gas alam di Laut Cina Selatan yang belum tergarap.

arsip tempo : 172090912650.

Penjagaan perbatasan Indonesia di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau, 1 Oktober 2021. Antar/aMuhammad Adimaja. tempo : 172090912650.

JAKARTA – Masih banyak kekayaan alam di Laut Natuna Utara—dulu disebut Laut Cina Selatan—yang belum tereksploitasi. Deputi Operasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Julius Wiratno, mengatakan potensi kandungan perut bumi di blok eksplorasi Natuna Timur atau East Natuna sangat besar, seperti hidrokarbon dan gas lain. “Tapi kebutuhan teknologinya juga jadi mahal,&rdq

...

Berlangganan untuk lanjutkan membaca.
Kami mengemas berita, dengan cerita.

Manfaat berlangganan Tempo Digital? Lihat Disini

PILIHAN TERBAIK

Rp 54.945/Bulan

Aktif langsung 12 bulan, Rp 659.340

  • *Anda hemat -Rp 102.000
  • *Dijamin update hingga 52 edisi Majalah Tempo

Rp 64.380/Bulan

Aktif setiap bulan, batalkan kapan saja

  • *GRATIS untuk bulan pertama jika menggunakan Kartu Kredit

Lihat Paket Lainnya

Konten Eksklusif Lainnya

  • 13 Juli 2024

  • 12 Juli 2024

  • 11 Juli 2024

  • 10 Juli 2024


Jurnalisme berkualitas memerlukan dukungan khalayak ramai. Dengan berlangganan Tempo, Anda berkontribusi pada upaya produksi informasi yang akurat, mendalam dan tepercaya. Sejak awal, Tempo berkomitmen pada jurnalisme yang independen dan mengabdi pada kepentingan orang banyak. Demi publik, untuk Republik.

Login Langganan