Koran TEMPO
opini
Jum at, 21 April 2017

Kartini dan Perbudakan Modern

Wahyu Susilo
Direktur Eksekutif Migrant CARE

Dalam kolom di edisi khusus "Gelap-Terang Hidup Kartini" majalah Tempo, April 2013, sejarawan Hilmar Farid berandai-andai, bila Kartini mewujudkan impiannya bersekolah di Belanda, mungkin dia akan menjadi anggota Tweede Kamer--parlemen Belanda--mewakili kaum migran dari SDAP (Partai Sosial Demokrat Belanda). Pengandaian tersebut tentu tidak mengada-ada kalau kita teliti membaca korespondensi Kartini dengan kawan-kawannya dari Belanda yang kebanyakan berpendirian feminis dan sosialis (tepatnya sosial-demokrat).

Mengapa...

.
>Maaf deposit anda sudah tidak mencukupi. Klik di sini untuk berlangganan: Versi Web | Tempo Media Apps (iOS & Android) | Versi PDF di Tempo Store info lebih lanjut hubungi : 021-888-28394 atau cs@tempo.co.id

TEMPO ID




Forgot your password?

Forgot your username?