Koran TEMPO
nusa
Rabu, 24 April 2013

KPK Segera Tetapkan Tersangka Korupsi BPKS Sabang free

BANDA ACEH - Komisi Pemberantasan Korupsi tak lama lagi akan menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi di Badan Pengembangan Kawasan Sabang (BPKS). Hal itu disampaikan Ketua KPK Abraham Samad setelah memberikan kuliah umum antikorupsi di Universitas Muhammadiyah Banda Aceh kemarin.

Samad mengaku tidak terlalu ingat kasus korupsi di Aceh yang sedang ditangani KPK. Namun, ketika seorang peserta mengingatkan tentang BPKS, dia pun menjawab, "Oh iya, Sabang. Dalam waktu dekat ini akan ada kejutan." Namun ia menolak menyebutkan nama tersangkanya.

Pertengahan Februari lalu, KPK menurunkan penyidiknya ke Sabang untuk menyelidiki dugaan kasus penyelewengan dana dalam proyek pembebasan lahan untuk pembangunan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan Sabang pada 2007-2008. Lembaga antirasuah itu juga menyelidiki kasus penyelewengan pembangunan dermaga bongkar BPKS.

Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, mengatakan kasus tersebut dilaporkan kelompoknya bersama Gerakan Anti-Korupsi Aceh ke KPK pada 31 Maret 2010. "Sempat lama terbengkalai setelah kami laporkan," katanya kepada Tempo.

Menurut Alfian, diduga terjadi dugaan penggelembungan harga tanah dalam pembebasan 40 hektare tanah masyarakat. Pada 2007 dan 2008, jumlah anggaran yang digunakan untuk pembebasan lahan sebesar Rp 282,9 miliar. Setelah dihitung ulang, terbukti terjadi selisih harga pembayaran yang berpotensi merugikan negara sebesar Rp 112,7 miliar.

Adapun untuk kasus pembangunan dermaga, hasil analisis dari MaTA menunjukkan adanya potensi pelanggaran hukum dalam pengadaan barang dan jasa, yaitu melakukan penunjukan langsung, yang merugikan negara Rp 189 miliar. "Semua anggaran untuk BPKS bersumber dari APBN," kata Alfian. ADI WARSIDI

TEMPO ID




Forgot your password?

Forgot your username?