Anda belum Login/Register. Dapatkan 5 artikel gratis setelah Register

koran tempo

  • Ekonomi dan Bisnis

    BTN Fokus Tingkatkan Kinerja

    JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyatakan akan fokus meningkatkan kinerja tahun ini setelah rencana akuisisi oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atas perusahaan tersebut tak jelas kelanjutannya. Direktur Utama BTN Maryono mengatakan perseroan hingga saat ini belum mendapat informasi apakah rencana akuisisi tersebut dibatalkan atau ditunda hingga pemerintahan baru terbentuk. Dalam rapat pemegang saham kemarin, tidak ada agenda membahas rencana akuisisi. "Itu kewenangan pemerintah sepenuhnya, kami kan obyeknya," katanya di Jakarta, kemarin.

    Kamis, 22 Mei 2014
  • Ekonomi dan Bisnis

    Petani Tolak Pengalihan Subsidi Pupuk

    JAKARTA - Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Winarno Tohir, menilai usul pemerintah untuk mengalihkan subsidi pupuk ke subsidi lain bakal memberatkan petani. "Saya jamin petani akan berontak karena tidak setuju dengan penghapusan tersebut," katanya saat dihubungi kemarin.

    Menurut Winarno, petani mungkin bisa menerima jika subsidi pupuk hanya dikurangi, bukan dihilangkan atau dialihkan. "Kalau dihapus semua, tadinya beli urea Rp 1.800 per kilogram jadi Rp 4.500 per kilogram, pasti enggak setuju, saya jamin," tuturnya.

    Kamis, 22 Mei 2014
  • Ekonomi dan Bisnis

    Laju Indeks Ditopang Kenaikan Teknikal

    JAKARTA - Bursa saham dalam negeri berhasil menguat di tengah-tengah pergerakan negatif bursa saham regional. Pelaku pasar yang kembali melakukan aksi beli mendorong bursa saham dalam negeri mengalami kenaikan teknikal. Di pasar saham, indeks harga saham gabungan (IHSG) naik 14 poin (0,3 persen) ke level 4.910,29.

    Sebagaimana diketahui, keputusan bank sentral Jepang (Bank of Japan) yang memastikan tidak menambah jumlah stimulus moneter menjadi sentimen negatif bagi bursa saham regional. Jumlah stimulus moneter yang tetap dipertahankan pada besaran 60-70 triliun yen membangun pesimisme pelaku pasar atas kinerja masa depan perekonomian Jepang.

    Kamis, 22 Mei 2014
  • Ekonomi dan Bisnis

    Perusahaan Cina Berbondong Lakukan IPO di Bursa Amerika

    NEW YORK -- Banyak perusahaan Cina tertarik mencatatkan saham perdana (IPO) di bursa Amerika Serikat. Senior Vice President dan Kepala Grup Pasar Modal pada Bursa New York (New York Stock Exchange) Euronext, David A. Ethridge, memprediksi ada 15-20 perusahaan Cina yang akan segera melantai di bursa Amerika pada tahun ini.

    "Tahun lalu hanya ada dua perusahaan Cina yang mencatatkan saham. Salah satunya Vipshop Holdings Limited, dan hasilnya sangat baik," ujarnya dalam wawancara dengan kantor berita lokal kemarin.

    Kamis, 22 Mei 2014

Edisi Sebelumnya

Senin, 9 Desember 2019
Sabtu, 7 Desember 2019
Jumat, 6 Desember 2019
Kamis, 5 Desember 2019
Rabu, 4 Desember 2019
Selasa, 3 Desember 2019
Senin, 2 Desember 2019
Sabtu, 30 November 2019