iTempo

Meraup Rupiah dari Pasar Mobile

Edisi, 31 Maret 2012

Dari sisi teknis, kemampuan, dan ide, para pengembang game di Indonesia sudah cukup baik.

Pertumbuhan perangkat mobile di Indonesia yang cukup pesat membawa berkah tersendiri bagi para pengembang game di negeri ini.

Dampaknya tak hanya dari segi potensi pasar yang besar, tapi juga seolah memberi jalur cepat bagi mereka untuk masuk pasar.

"Mereka tinggal menaruh game di iOS atau Android," kata Chief Business Development Officer Agate Studio, Andhika H. Estrada, kepada Tempo, Kamis lalu.

Menurut Andhika, hal ini semakin memberikan kesempatan bagi para pengembang game untuk langsung bermain di level global.

Dia percaya, dari sisi teknis, kemampuan, dan ide, para pengembang game di Indonesia tak kalah jika dibandingkan dengan dari Jepang, Eropa, atau Amerika.

Menurut Direktur Anantarupa Studios, Ivan Chen, ada sejumlah faktor yang ikut mendorong perkembangan game di Indonesia.

Ia mencontohkan, dari sisi peranti yang semakin mudah, seperti flash dan unity, hingga kemunculan berbagai platform game seperti flash game portal dan Facebook.

Perangkat mobile dinilai menjadi pemotong jalur distribusi pemasaran. Adanya fasilitas toko aplikasi memberikan jalan bagi pengembang game untuk meraih pendapatan.

Sebelum ada toko aplikasi, para pengembang game tersebut menggunakan sistem retail atau kaset game untuk pemasaran.

Namun saat ini distribusi cukup memanfaatkan portal game dan mobile market. Dengan begitu, mereka bisa menjangkau pasar lebih luas.

"Dengan cara inilah Rovio berhasil melambungkan Angry Birds," kata Chief Executive Officer Elventales, Mahdi Bashroni Rizal.

Alif Hasan Pradipto, Chief Technology Officer TempaLabs, mengatakan tak banyak hambatan yang dihadapi oleh para pengembang game karena cukup mudahnya untuk membuat game.

"Hambatan lebih pada distribusi dan penjualan karena infrastruktur distribusi dan pembayaran yang belum merata. Tapi hal itu sedikit-banyak sudah teratasi dengan adanya App Store," kata Alif.

Pemasaran game pun kini semakin mudah dilakukan melalui berbagai jalur distribusi, seperti App Store, Google Play, dan OVI Store.

Alif optimistis dengan pasar game di Indonesia. Alasannya, jumlah pengguna ponsel cukup besar. "Ini pasar yang potensial," ujarnya.

Menurut game designer dari Creacle Game Studio, Gathot Fajar Suryantoro, dibanding tiga tahun lalu, saat ini pengembang game tumbuh pesat.

Sebelumnya, kata Gathot, pengembang game Indonesia lebih banyak bermain di platform web, seperti flash game. Mereka juga lebih memilih merilis game ke portal game global. Akibatnya, konsumen di Indonesia tidak banyak yang tahu.

Tapi sekarang mereka lebih suka masuk ke pasar mobile. Menurut data di grup GameDevID, saat ini tercatat ada 76 pengembang game lokal.

Perkembangan yang signifikan dan positif itu, menurut Ivan, menarik sejumlah venture capitalist asing untuk melirik ke pengembang game Indonesia.

"Tapi ini harus dicermati juga dampaknya seperti apa bagi pengembang game di Indonesia," katanya.

Ke depannya, para pengembang game melihat masih banyak yang harus dibenahi, antara lain pencitraan game Indonesia di mata publik sendiri.

"Tidak hanya meningkatkan kualitas tapi juga branding terhadap produk sendiri," kata Gathot.

Dukungan pemerintah jelas diperlukan untuk mengembangkan game di Indonesia, terutama menyangkut lisensi dan perlindungan terhadap industri game lokal dan pasarnya.

"Pengembang game juga menghadapi masalah pembajakan. Itulah kenapa banyak dari mereka lebih mengincar market di luar," kata Mahdi.IQBAL MUHTAROM

Pertumbuhan perangkat mobile di Indonesia yang cukup pesat membawa berkah tersendiri bagi para pengembang game di negeri ini.

Dampaknya tak hanya dari segi potensi pasar yang besar, tapi juga seolah memberi jalur cepat bagi mereka untuk masuk pasar.

"Mereka tinggal menaruh game di iOS atau Android," kata Chief Business Development Officer Agate Studio, Andhika H. Estrada, kepada Tempo, Kamis lalu.

Menurut Andhika, hal ini semakin memberikan kese

...

Silahkan Login / Register untuk melanjutkan membaca artikel ini.
Anda akan mendapatkan 4 artikel gratis setelah Register.

Hubungi Kami:

Alamat : Gedung TEMPO, Jl. Palmerah Barat No.8, Jakarta Selatan, 12210

Informasi Langganan :

Email : cs@tempo.co.id

Telepon : 021 50805999 || Senin - Jumat : Pkl 09.00 - 18.00 WIB

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2525 | 0882-1023-2343 | 0887-1146-002 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB

Informasi Lainnya :

Telp/SMS/WA : 0882-1030-2828 || Senin - Minggu : Pkl 08.00 - 22.00 WIB